BLT Tahap Dua Siap Dicairkan, Tak Tepat Langsung Dihentikan

YOGYA, KRJOGJA.com – Setelah menyelesaikan distribusi Bantuan Langsung Tunai (BLT) atau Bantuan Sosial Tunai (BST) periode pertama, proses evaluasi langsung dilakukan. Penerima bantuan yang tidak tepat, akan langsung dihentikan dan tidak bisa dialihkan.

Wakil Walikota Yogya Heroe Poerwadi, menjelaskan evaluasi yang dilakukannya melibatkan Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) yang selama ini menjadi mitra Kementerian Sosial. “Sampai sekarang kita belum mendapatkan komplain. Hanya ada yang usul tidak mendapat bantuan. Tapi karena itu data dari Kementerian Sosial maka TKSK yang menelusuri,” jelasnya, Senin (1/6).

Penyaluran BLT diampu oleh tiga sumber anggaran yakni Kementerian Sosial, Pemda DIY dan Pemkot Yogya. Kementerian Sosial mengampu keluarga yang masuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS),
Pemda DIY berupa top up program jaring pengaman sosial seperti Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Nontunai (BPNT) maupun Kartu Keluarga Sejahtera (KKS), sedangkan Pemkot Yogya mengakomodasi DTKS nonprogram serta keluarga rentan.

BERITA REKOMENDASI