BMKG Yakin NYIA Aman Bencana

YOGYA (KRjogja.com)- Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) DIY  dilibatkan dalam proses perencanaan dan pembangunan New Yogyakarta International Airport (NYIA). Tim ahli yang dipimpin oleh Kepala BMKG DIY I Nyoman Sukanta melakukan penelitian untuk rekomendasi posisi landas pacu berdasarkan iklim dan arah angin di kawasan Temon tersebut. 

Nyoman Kepada wartawan dalam diskusi di DPRD DIY Sabtu (26/11/2016)   mengatakan penentuan posisi landaspacu tak bisa serta merta dilakukan tanpa memperhitungkan arah angin dan iklim di lokasi tersebut. Menurut dia, paling tidak tim pembangunan bandara harus memiliki rekam arah angin paling tidak 10 tahun untuk menentukan posisi landas pacu pesawat. 

"Dari sisi iklim dan arah angin tak bisa sembarangan untuk memutuskan bentangan runway. Arah angin harus ada penelitian paling tidak 10 tahun terakhir dan BMKG dilibatkan dalam hal ini, termasuk mungkin mengapa saya akhirnya dipindahkan ke DIY untuk membantu penelitian tersebut," terangnya. 

Terkait penelitian yang menyebutkan lokasi calon bandara rawan Tsunami, Nyoman mengatakan bawasanya apabila jarak antara 1-2 kilometer dari bibir pantai maka pembangunan nantinya hanya tinggal meninggikan tembok pembatas. "Di Jepang pun begitu, kita tinggikan dan kokohkan temboknya maka dipastikan aman," imbuhnya. 

BMKG DIY menurut Nyoman juga akan memantau patahan lokal yang berada di kawasan proyek bandara NYIA karena di wilayah DIY setidaknya ada beberapa patahan yang rawan bergerak. "Ada sesar Opak, Oya, Dengkeng, Progo kami akan pantau semua dan nantinya memastikan proyek tersebut aman," pungkasnya. (Fxh)

BERITA REKOMENDASI