BPCB DIY Tutup 9 Candi dan 2 Situs

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Yogyakarta menutup sembilan candi dan dua situs cagar budaya di DIY. Hal itu merujuk SE Sekjen Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi tentang Pemberlakuan Kebijakan Bekerja dari Rumah dalam rangka pencegahan dan penanganan Covid-19.

Kesembilan candi tersebut adalah Candi Prambanan, Candi Sambisari, Candi Kalasan, Candi Sari, Candi Barong, Candi Banyunibo, Candi Ijo, Candi Gebang dan Candi Kedulan. Dua situs yang ditutup, adalah Situs Ratu Boko dan Situs Warung Boto.

“Penutup mulai tanggal 23 Juni hingga 2 Juli dan akan dievaluasi lebih lanjut. Menyesuaikan dengan kondisi Covid-19,” ujar Kepala Unit Penyelamatan, Pengembangan dan Pemanfaatan BPCB DIY M Taufik KRJOGJA.com, Rabu (23/06/2021).

Jika merujuk dalam SE tersebut, penutup seluruh cagar budaya sampai tanggal 2 Juli. Dapat diperpanjang maupun dipersingkat, tergantung dari situasi Covid-19 di DIY masih tinggi atau tidak. Jika mulai mereda, bisa jadi sebelum tanggal 2 sudah dibuka, begitu sebaliknya jika angkanya masih tinggi dapat diperpanjang tentu tetap menunggu edaran dari pusat.

Pengumuman penutupan tersebut secara resmi telah disampaikan melalui akun media sosial resmi BPCB. Ada beberapa yang mengomentari jika untuk Candi Prambanan, wisatanya masih dibuka, hanya saja terbatas sampai zona dua.

Hal tersebut ditegaskan Taufik sebelum ada edaran terbaru. Untuk saat ini di Candi Prambanan dipastikan tutup total. Termasuk di areal pedagang. “Tutup total. Kasihan juga, tapi ini sebagai upaya kita untuk mencegah bertambahnya kasus Covid-19,” tegasnya. (Awh)

BERITA REKOMENDASI