BPD AKU DIY Salurkan Pinjaman Rp 4 M

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Badan Pengurus Daerah Asosiasi Kelompok UPPKS (BPD AKU) DIY menyalurkan pinjaman kredit kepada kelompok-kelompok AKU sebesar Rp 4 miliar. Kredit digunakan untuk kegiatan produksi berbagai jenis makanan dan minuman serta kerajinan rumah tangga.

Ketua BPD AKU DIY GKR Bendara mengemukakan hal itu pada Musda IV BPD AKU DIY di Gedung DPD DIY, Jalan Kusumanegara Yogyakarta, Kamis (05/04/2018). Pada kesempatan itu GKR Bendara menyerahkan pinjaman kredit secara simbolis kepada tiga kelompok UPPKS. Ketiganya ialah kelompok Kalipakem Baru 1 Kalipakem RT 03 Seloharjo Pundong Bantul sebesar Rp 5 juta, kelompok Kalipakem 2 juga sebesar Rp 5 juta dan kelompok Bahtera IV Basen Purbayan Kotegede Yogya Rp 30 juta.

GKR Bendara mengemukakan, modal menjadi masalah kelompok UPPKS untuk keperluan produksi. Pengurus takut pinjam uang ke bank, karena alasan persyaratan serta upaya mengangsurnya. Kesulitan modal ini muncul, setelah BKKBN tidak lagi menyediakan dana pinjaman sebagaimana dikemukakan Kepala Perwakilan BKKBN DIY Drs Bambang Marsudi MM, dalam sambutan tertulis yang dibacakan dr Iin Nadfisah Hamid.

Akibat kesulitan modal, banyak UPPKS di DIY tidak berkembang atau malah mati di tengah jalan. Selain modal, GKR Bendara juga menengarai pemasaran produk menjadi masalah. Karenanya, dalam Musda ia mengajak pengurus PHRI DIY bekerja sama memasarkan produk UPPKS.

“Dunia pariwisata di DIY berkembang pesat. PHRI dapat membantu UPPKS memasarkan produknya dengan membuka konter kecil di hotel dan objek-objek wisata,” pintanya.

Meski menemui berbagai kesulitan, Ketua Badan Pengurus Pusat AKU Iyuk Wahyudi SE menilai, UPPKS di DIY masih menjadi yang terbaik di Indonesia. Musda IV BPD AKU DIY yang juga beragenda membentuk pengurus baru dibuka Staf Ahli Bidang Sosial Budaya dan Kemasyarakatan Setda DIY Drs Bayu Haryono MSc. (No)

BERITA REKOMENDASI