BPOM Yogya Hadirkan Galenovik JogjaTOP, Ini Harapannya

YOGYA, KRJOGJA.com – Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) di Yogyakarta sudah menerapkan dan mendorong seluruh karyawan untuk selalu berinovasi untuk meningkatkan kinerja dalam rangka pengawasan obat dan makanan, serta untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Namun selama ini hasil karya inovasi tersebut belum didokumentasikan secara utuh. 

Hal itulah yang mendorong dibangunnya Galenovik JogjaTOP (Galeri Inovasi Pelayanan Publik Obat dan Makanan) yang dimotori oleh Wulandari sebagai salah satu penyumbang inovasi yang telah mendapatkan penghargaan dari Badan POM yaitu Buku Serial POMPI. Galeri ini menampilkan seluruh hasil karya inovasi karyawan BBPOM di Yogyakarta termasuk penghargaan-penghargaan yang pernah diraih. 

Pengunjung menyaksikan inovasi di BPOM Yogyakarta (Humas BPOM Yogyakarta)

Menurut Kepala BPOM Yogyakarta Dra Rustyawati, Apt, MKs.Epid harapan yang ingin dicapai dengan dibangunnya galeri ini antara lain hasil karya inovasi dapat terdokumentasi secara rapi dan utuh sehingga kedepan dapat dicermati, dikembangkan dan direplikasi kembali. Bahkan, dapat menjadi motivasi bagi karyawan lain untuk ikut berkarya dan mendapatkan penghargaan. 

Daftar Inovasi yang ada di Kantor BPOM Yogyakarta

"Pengunjung layanan publik dapat melihat unjuk kerja instansi sehingga mendapatkan gambaran yang baik dan utuh tentang organisasi BBPOM di Yogyakarta. Pengunjung dapat  mengembangkan dan mereplikasi hasil inovasi yang dipajang," ungkapnya.

Dra Rusttyawati, Apt, Mkes. Epid menjelaskan ada 11 (sebelas) inovasi yang dipajang yaitu Bangun Sejati (Pembangunan Website Jogja Istimewa), Foodtech Manja (Buku Foodtech Makanan Khas Jogja), Kue Oma (Kuis Keamanan Obat dan Makanan), Kue Batman (Buku Edukasi Obat dan Makanan), Main PS (Permainan untuk Pameran dan Sosialisasi), RaBasi (Ragam Kreasi Bahan Informasi), Festival Idaman (Festival Pangan dengan Izin Edar dan Aman), Jumat Manis (Jumat Manfaat Mulia), Kapak Jati (Kamis Pahing Khas Jogja Istimewa), SiPOMJa (Aplikasi di BBPOM di Yogyakarta) dan OEOA (One Exhibition, One Special Action).

"Diharapkan dengan adanya Galenovik JogjaTOP ini dapat terus memacu semangat untuk berinovasi dan melakukan perubahan untuk peningkatan pelayanan publik, khususnya seluruh karyawan BBPOM di Yogyakarta dan umumnya seluruh masyarakat Indonesia," tandas Kepala BPOM Yogyakarta. (Adv)

 

BERITA REKOMENDASI