BPPI Gelar Aksi Empati Korban Gempa-Tsunami

YOGYA, KRJOGJA.com – Musibah gempa disertai tsunami di Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah yang menelan ratusan jiwa serta korban luka menumbuhkan simpati serta keprihatinan beragam kalangan. Salah satu yang sikap empati ditunjukkan oleh Barisan Pemuda Peduli Indonesia (BPPI) dengan menggelar aksi spontanitas mengumpulkan bantuan untuk membantu korban bencana alam tersebut.

Koordinator BPPI, Mohammad Fuad Burhan, Selasa (2/10) menuturkan aksi kali ini dilakukan oleh anggota BPPI yang rata-rata merupakan mahasiswa atau anak muda di lingkungannya masing-masing dengan harapan bantuan yang terkumpul dapat sedikit meringkan beban penderitaan saudara-saudara di Palu dan Donggala.

"Yang mahasiswa mereka mengumpulkan spontanitas di lingkungan kampus, selain itu kami punya anggota dari kalangan Karang Taruna dan anak muda di lingkungan juga melakukan hal serupa. Bukan pada nilai dan jumlah yang mereka kumpulkan tetapi aksi spontanitas ini merupakan  wujud semangat anak muda berbagi dalam jiwa solidaritas bagi sesama," jelas Fuad.

Aksi solidaritas dan spontanitas yang dilakukan anggota BPPI di antaranya menjual kerajinan tangan atau handycraft, aneka makanan dan minuman olahan di lingkungannya masing-masing. Sementara keuntungan hasil penjualan disumbangkan ke korban bencana. Bantuan yang bakal disalurkan tidak hanya berwujud uang. Namun juga makanan siap saji, kue serta selimut dan pakaian pantas pakai.

Fuad menambahkan BPPI merupakan perkumpulan anak muda yang memiliki satu visi yakni mengurangi angka pengangguran dengan potensi yang dimiliki masing-masing pemuda. Banyak hal yang dilakukan di antaranya menggiatkan sektor peternakan dan pertanian di kalangan anak muda. Selain itu pihaknya juga berupaya mengajak anak muda memiliki jiwa entrepreneur dan jiwa yang memiliki kemandirian tinggi.

"Banyak anak muda merasa malu dan gengsi jika menjadi peternak atau petani. Mereka lebih suka bekerja di sektor formal. Padahal jika ditekuni, dunia peternakan dan pertanian dapat membawa kesuksesan yang lebih maksimal jika dibandingkan dengan hanya menjadi karyawan." (*)

BERITA REKOMENDASI