BPPW DIY Gelar Program Awal KOTAKU 2021

Editor: KRjogja/Gus

“Program Reguler kotaku di 5 Kelurahan/Kalurahan yang terdiri dari 1 Kelurahan di Kota Yogyakarta, 1 Kalurahan di Kabupaten Bantul, 1 Kalurahan di Kabupaten Kulon Progo dan 2 Kalurahan di Kabupaten Sleman. Kami harapkan penataan kawasan kumuh dan sisa penyelesaian kumuh dapat optimal dan diakhir juga dapat dengan kolaborasi. Nominalnya adalah Rp 1 milyar di masing-masing kelurahan,” ungkap Tri Rahayu.

Pada bagian lain disebutkan, Program DFAT yaitu program kerja sama pemerintah, Bank Dunia (World Bank) dan Australia atau USAID diharapakan bisa berkolaborasi menjadi satu program yang lebih nyata yaitu membangun kampung/Kalurahan/Kelurahan inklusi yang ramah disabilitas namun tidak lupa esensi penyelesain air bersih dan sanitasi (Watsan) sebagai indikator utama penyelesaian program ini, sehingga diharapkan kedepan bapak dan ibu sekalian dapat menjaga seluruh amanah dan tanggung jawab dengan sebaik-baiknya. “Program DFAT ini hanya ada di Kota Yogyakarta sejumlah 4 Kelurahan. Nominalnya adalah Rp 2 milyar di masing-masing kelurahan,” lanjutnya.

“Saya ucapkan banyak terima kasih atas peran relawan khususnya bapak/ibu BKM, Kepala Desa/Lurah dan bapak/ibu sekalian yang ikut serta mengawasi program ini di masyarakat. Terakhir semoga dengan penandatanganan SPK ini kita bisa memulai kerja-kerja bersama, Saling berkoordinasi dan saling mengingatkan program-program yang ada di BPPW khususnya dengan program KOTAKU yang tadi telah kami sampaikan.Semoga kedepan kita bisa membangun sinergi, mendapatkan hasil terbaik dengan catatan yang baik dan diakhiri dengan kerja sama yang baik,” pungkasnya. (Rar)

BERITA REKOMENDASI