Buat E-KTP Kini Bisa Langsung Dicetak

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Penduduk Kota Yogya yang hendak memiliki kartu tanda penduduk elektronik atau e-KTP, akan difasilitasi dalam program Gerakan Indonesia Sadar Administrasi Kependudukan (GISA). Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dindukcapil) Kota Yogya akan menyiapkan 2.000 keping blangko, setiap permohonan e-KTP pun akan langsung dicetak saat itu juga.

“Kami persilakan bagi warga untuk datang. GISAakan kami gelar selama dua hari yakni pada 20 dan 21 Februari 2020 di halaman Grha Pandawa Balaikota,” jelas Kepala Bidang Pelayanan Pendaftaran Dindukcapil Kota Yogya Bram Prasetyo.

Program GISA tersebut rutin digelar setiap tahun. Upaya itu untuk sosialisasi serta kampanye agar warga mampu berlaku tertib administrasi kependudukan. Berbagai layanan administrasi kependudukan akan diberikan secara terbuka dan terpadu. Akan tetapi, pada hari biasa layanan itu juga tetap bisa dilakukan di kantor dinas atau kecamatan setempat.

Bram mengatakan, warga yang sudah melakukan perekaman data kependudukan dan masih memegang surat keterangan (suket) sebagai pengganti eKTP, diimbau hadir. Begitu pula bagi penduduk pemula wajib KTP yang belum melakukan perekaman data kependudukan.

“Kalau yang memegang suket, KTPelektronik akan langsung dicetak. Bagi penduduk pemula, kami rekam dulu datanya kemudian menunggu sebentar dan KTPelektronik bisa didapatkan saat itu juga,” urainya.

Total pemegang suket di Kota Yogya per-Jumat (07/02/2020) lalu tercatat sekitar 4.900 orang. Hal itu pun tidak sebanding dengan blangko KTPyang disiapkan dalam program GISA. Namun warga tidak perlu khawatir karena ketersediaan blangko sudah mencukupi, dan bisa diakses ke kecamatan setempat.

“GISAini kan hanya dua hari. Jika dalam sehari bisa melayani 700 orang itu sudah membutuhkan waktu panjang. Makanya yang disiapkan hanya 2.000 keping saja. Jika tidak terlayani, bisa langsung ke dinas,” imbuhnya.

Selain itu, untuk bisa mengikuti program GISA, harus melakukan pendaftaran secara online terlebih dahulu. Hal ini untuk memastikan sekaligus membuka data kependudukan. Pendaftaran bisa dilakukan sehari sebelumnya atau saat pelaksanaan. Warga tidak perlu khawatir karena petugas dari Dindukcapil akan membantu proses pendaftaran.

“Bagi warga dari luar kota yang sedang berada di Yogya juga bisa kami layani. Namun harus membawa salinan Kartu Keluarga. Jika KTP-nya hilang, sertakan surat keterangan hilang. Kalau rusak, kartu yang rusak harus dibawa. Tapi kami akan prioritaskan bagi warga kota dulu. Semua layanan tidak dipungut biaya,” paparnya. (Dhi)

BERITA REKOMENDASI