Bulog Pastikan Kelancaran Penyerapan Petani Lokal

Editor: KRjogja/Gus

YOGYA, KRJOGJA.com – Perum Bulog Kantor Wilayah (Kanwil) DIY memastikan ketersediaan pasokan setara beras aman dan lancar yang mencapai setidaknya lebih dari 43.000 ton guna memenuhi kebutuhan pangan masyarakat DIY. Selain memastikan ketersediaan, Bulog DIY tetap berupaya melakukan penyerapan produk petani lokal yang difokuskan pada penyerapan gabah.

” Kadang petani itu habis panen tidak lantas menjual hasil produknya, kebanyaknya justru disimpan menunggu harga tinggi. Kalau kami kan beli sesuai dengan harga pemerintah jadi tidak ada masalah dalam penyerapan beras petani lokal. Jadi ketersediaan beras sangat aman, kami memang fokuskan pengadaanya pada gabah sehingga kalau sewaktu-waktu diperlukan baru digiling menjadi beras yang fresh,” ujar Kepala Kanwil Perum Bulog DIY Juaheni yang akrab disapa Jojo di Yogyakarta, Rabu (2/9).

Jojo menuturkan dalam hal ketersediaan beras maupun gabah, Bulog terus melakukan penyerapan-penyerapan khususnya gabah karena panen masih cukup lumayan meskipun. Ketersediaan pasokan setara beras yang kini disimpan Bulog Kanwil DIY sebesar 43.000 ton yang cukup memenuhi kebutuhan masyarakat DIY setidaknya lima bulan kedepan. Pasokan setara beras ini sangat cukup di DIY apalagi Perum Bulog sudah tidak melayani penyaluran rastra sehingga hanya untuk kepentingan bantuan sosial (bansos) dan beras premium komersial.

“Kita terus melakukan penyerapan gabah di atas 300 ton hingga 500 ton per hari, tetapi pengadaan itu kita bagi di tiga wilayah yaitu DIY, Kedu dan Banyumas. Jika dibandingkan dengan serapan nasional, kita masih tinggi dan selalu di atas nasional. Kalau di DIY paling banyak penyerapan dari Kulonprogo dan lainnya dari Banyumas saat ini,” tuturnya.

BERITA REKOMENDASI