Buntut Temuan Granat Aktif, Polisi Kembali Sisir Rumah di Rejodani

SLEMAN (KRjogja.com) – Tim Gegana Polda DIY kembali melakukan penyisiran di lokasi rumah yang tengah di bangun di kawasan Rejodani 2 Sariharjo Ngaglik Sleman, Rabu (24/8/2016) pagi. Penyisiran tersebut dilakukan sebagai tindak lanjut penemuan granat dan peluru aktif saat pekerja bangunan melakukan penggalian tanah.

Kepala Detasemen Gegana Brimob Polda DIY AKBP R Kokok Subiantoro mengatakan pihaknya melakukan penyisiran untuk mengantisipasi adanya granat yang berada di kawasan rumah tersebut. Namun, setelah hampir satu jam melakukan penelusuran anggota Gegana tak mendapatkan temuan baru.

"Granat dan peluru yang kemarin ditemukan masih aktif jadi kami putuskan lakukan penyisiran kembali hari ini. Hasilnya tidak ditemukan lagi hari ini karena takut terjadi ledakan saat terkena aktivitas pembangunan," ungkapnya.

Selasa (23/8/2016) kemarin pekerja bangunan di salah satu rumah yang dulunyq bangunan tua menemukan tiga geranat nanas dan 67 amunisi saat melakukan penggalian tanah sedalam 40 cm. Pekerja langsung melaporkan kejadian tersebut pada pihak kepolisian yang lantas menindaklanjuti temuan tersebut.

Kawasan Rejodani sendiri pada masa perjuangan merupakan markas tentara pelajar dan sekaligus medan perang melawan penjajah. Temuan granat tersebut kemungkinan besar merupakan sisa masa perang yang masih tersimpan di dalam tanah kawasan tersebut. (Fxh)

 

BERITA REKOMENDASI