Buruh Rokok Ramai-ramai Punguti Puntung di Pedestrian Malioboro

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Puluhan buruh yang tergabung dalam Federasi Serikat Pekerja Tembakau Makanan Minuman (FSPRTMM) DIY menggelar aksi simpatik di sepanjang pedestrian Malioboro, Sabtu (19/12/2020). Mereka membersihkan puntung-puntung rokok yang ternyata begitu banyak bertebaran di kawasan pedestrian yang sebenarnya sudah ditetapkan sebagai Kawasan Tanpa Rokok (KTR) tersebut.

Waljid Budi Lestarianto, Ketua DPD KSPSI-FSPRTMM DIY mengatakan aksi pungut puntung rokok tersebut merupakan respon para buruh terhadap penetapan Malioboro sebagai KTR sejak September lalu. Buruh melihat, pada kenyataannya masih sangat banyak ditemukan puntung rokok yang membuktikan bawasanya aturan tersebut belum efektif berjalan di Malioboro.

“Kami tadi jalan dari Pasar Beringharjo sampai depan DPRD DIY ini, ternyata masih menemukan banyak sekali puntung rokok berserakan di sepanjang pedestrian Malioboro. Padahal September lalu, Pemkot menyampaikan menetapkan kawasan Malioboro sebagai kawasan tanpa rokok,” ungkapnya usai aksi.

Waljid menyatakan pihaknya mendorong Pemkot selaku pemangku kepentingan untuk segera menyediakan ruang-ruang merokok representatif di sepanjang Malioboro. KSPSI-FSPRTMM DIY meminta, paling tidak ada delapan ruang merokok di sepanjang 1 kilometer pedestrian Malioboro.

“Malioboro ini panjangnya 1 kilometer, saya baca hanya 4 yang disediakan yakni Abu Bakar Ali, samping Malioboro Mall, Ramai Mall dan Beringharjo lantai 3. Ini kurang representatif, kami berharap Pemkot melakukan kajian lagi mengenai kebutuhan ruang dalam satu kilometer itu. Paling tidak ada delapan lah, bentuknya seperti apa silahkan Pemkot melakukan kajian mendalam,” pungkas dia. (Fxh)

BERITA REKOMENDASI