Butuh Terobosan untuk Kemajuan Pendidikan

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadhiem Makarim menyatakan untuk kemajuan dunia pendidikan diperlukan terobosan, bukan sekadar berjalan tetapi lompatan. Masa pandemi ini hendaknya bisa dijadikan laboratorium untuk kemajuan pendidikan.

Mendikbud menyampaikan hal itu ketika membuka Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Tamansiswa yang berlangsung secara virtual yang berpusat di Gedung Data Komplek Pendapa Tamansiswa Yogyakarta, Senin (21/20/2020). “Dalam memajukan dunia pendidikan disamping mengaca pada masa lampau, juga mempertimbangkan perkembangan global,” kata Mendikbud.

Menurutnya dalam mengambil kebijakan, Kemendikbud juga menerima masukan dari berbagai pihak termasuk Tamansiswa. Mendikbud menyatakan guru harus mencari solusi pembelajaran untuk kemajuan pendidikan.

Sementara Ketua Umum Majelis Luhur Persatuan Tamansiswa (MLPTS) Ki Prof Dr Sri Edi Swasono mengatakan rakernas yang berlangsung satu hari tersebut terutama untuk membicarakan perkembangan cabang-cabang di seluruh Indonesia. Umumnya cabang-cabang tersebut mengalami kesulitan dalam situasi seperti sekarang ini. “Perlu segera menyiapkan kader muda untuk memajukan Tamansiswa,” tegasnya.

Rakernas secara virtual itu bepusat di Komplek Pendapa Tamansiswa Yogyakarta dan Tamansiswa Jakarta. Sedang peserta dari seluruh Indonesia berbagai cabang berkumpul di daerah bimbingan masing-masing.

Untuk daerah DIY – Jateng bertempat di Tamansiswa Cabang Jetis. Pada waktu bersamaan badan Pusat Wanita Tamansiswa juga menyelenggarakan rakernas virtual berpusat di kampus Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa Yogyakarta.

Pada kesempatan itu, Tamansiswa menyerahkan penghargaan Satya Bakti kepada 60 orang guru dan karyawan yang telah mengabdi di Tamansiswa selama 40 tahun. Penyerahan berlangsung di daerah bimbingan masing-masing.

Empat orang di antaranya menerima tanda penghargaan itu di Gedung Data pusat rakernas. Penyerahan di Gedung Data oleh Plt Ketua Harian MLPTS Ki Prof Drs Pardimin MPd PhD kepada Ki Drs Sunardi MHum, Ki RT Sukardono SPd, Ki Drs Bambang Widodo MPd dan Ki Sumanto. (War)

BERITA REKOMENDASI