Calon Independen ‘Lempar Handuk’

YOGYA (KRjogja.com) – Satu-satunya bakal calon walikota Yogyakarta yang tersisa dari jalur perorangan, Arif Nurcahyo dan Laretna Adhisakti akhirnya resmi 'melempar handuk' dari persaingan merebut AB 1 A masa bakti 2017-2022. Rabu (10/8/2016) atau tepat batas akhir pengumpulan dukungan 26 ribu KTP di KPU Kota Yogyakarta, pasangan tersebut mundur dengan perolehan KTP yang masih cukup jauh dari target yakni 17.845.  

"Kami dan para relawan sudah berusaha maksimal ternyata hanya mendapatkan 17.845 KTP Kota Yogyakarta, masih kurang sekitar 8 ribu dari syarat KPU 26.374. Hari ini kami dengar masih ada yang masuk tapi kita sudah menyatakan ditutup dan kita bersyukur saja," terang Arif Nurcahyo dalam acara bertajuk Syukuran KTP di Jogja Gallery.

Arif sangat berterimakasih pada para relawan yang telah berusaha mengumpulkan KTP sejak 4 bulan terakhir. "Kami yakin teman-tema sudah berusaha mendukung kami namun memang inilah hasil terbaik untuk kami," imbuhnya.

Jalur perseorangan ini menurut Arif memiliki kesulitan tersendiri, karena adanya syarat politik mengumpulkan 26 ribu KTP Kota Yogyakarta. "Secara perorangan kita sudah diskualifikasi namun secara moral, saya kira 17 ribu KTP itu sebuah prestasi luar biasa untuk jalur perorangan," lanjut pria yang juga masih aktif di kepolisian ini.  

Dalam acara tersebut secara resmi relawan pasangan independen Arif-Adhisakti yang menyebut diri Omah Japhemethe juga mengakhiri tugas pengumpulan KTP sekaligus pemenangan pasangan tersebut. "Tugas kami sebagai relawan juga telah selesai, dan angka 17 ribu KTP ini sudah sangat luar biasa, kami bersyukur masih ada banyak masyarakat Kota Yogyakarta yang mau berpartisipasi," ungkap Ketua Relawan Rahman Hidayat. (Fxh)

BERITA REKOMENDASI