Capaian Kinerja APBN DIY Masih Bagus

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Kinerja pelaksanaan anggaran Satuan Kerja (Satker) Kementerian Negara/Lembaga (K/L) lingkup Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal (Ditjen) Perbendaharaan DIY secara umum apabila diperbandingkan secara year on year (yoy) pada 2020 tidak jauh berbeda dengan tahun sebelumnya. Secara umum realisasi anggaran triwulan I Tahun 2020 masih lebih tinggi bila dibandingkan dengan realisasi pada periode yang sama pada 2019 dengan selisih sebesar Rp71,358 miliar atau 4,28 persen.

Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan DIY Heru Pudyo Nugroho mengatakan banyaknya kegiatan pemerintahan yang dihentikan/ditunda pelaksanaannya dikarenakan adanya Covid-19 maka terjadi perlambatan kegiatan usaha pada akhir Maret 2020. Hal tersebut dapat berpotensi menurunkan penyerapan anggaran dalam negeri, dan tentunya akan memberi dampak yang cukup signifikan pada pelaksanaan APBN, baik dari sisi penerimaan negara maupun pengeluaran/belanja negara.

“Realisasi pendapatan dan hibah pada triwulan I 2020 sebesar Rp 1.673,9 miliar atau 69,70 persen dari target dalam APBN 2020 sebesar Rp2.401,8 miliar. Realisasi tersebut masih berada di atas realisasi periode yang sama pada 2019 yaitu atau sebesar 98,80 persen dari target Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2019 sebesar Rp1.586,5 miliar,” kata Heru menyampaikan Kinerja APBN DIY Triwulan I 2020 di Front Office Kantor Pelayananan Perbendaharaan Negara (KPPN) Yogyakarta, Rabu (29/02/2020).

Heru menyampaikan penerimaan perpajakan memiliki kontribusi sebesar 69,50 persen dari total realiasi pendapatan negara dan hibah, sementara kontribusi Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) terhadap pendapatan negara dan hibah 2020 adalah sebesar 30,50 persen. Realisasi Pendapatan Negara yang bersumber dari Penerimaan Perpajakan dan PNBP masing-masing secara nominal telah mencapai Rp1.163,41 miliar dan Rp510,55 miliar.

BERITA REKOMENDASI