Cegah Aksi Balas Dendam, Polisi Jaga SMA Boda

YOGYA (KRjogja.com) – Guna mencegah aksi balas dendam dilakukan pelajar terkait adanya salah satu siswa SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta yang meninggal Selasa (13/12/2016) kemarin lantaran tindak kekerasan yang diduga dilakukan pelajar salah satu SMA swasta di Yogyakarta, polisi menyiagakan petugas di titik-titik tertentu yang dirasa rawan. 

Salah satu yang mendapat perhatian adalah SMA Bopkri 2 (Boda) yang berada di Jalan Jendral Sudirman. Sejak Rabu (14/12/2016) lalu hingga Jumat (16/12/2016) polisi terus menempatkan petugas lengkap dengan sebuah truk di dekat pintu masuk utama sekolah tersebut. 

Kapolda DIY Brigjen Polisi Ahmad Dhofiri mengatakan  sengaja menempatkan anggota di titik-titik yang dinilai rawan sebagai tindakan preventif. Menurut dia, penjagaan akan diperketat saat jam-jam pulang sekolah untuk mencegah tindakan-tindakan yang tak diinginkan. 

"Kita lakukan penjagaan di sekolah sebagai upaya preventif, kita jaga terutama saat jam pulang sekolah. Namun kita tetap pastikan tegakkan hukum pada pelaku," ungkapnya. 

Tak hanya itu, polisi juga terus melakukan patroli dan razia terutama pada waktu malam hari untuk antisipasi perilaku klithih para pelaku. "Senjata tajam, minuman keras dan narkoba menjadi sasaran utama kami harapannya tak ada lagi aksi kekerasan di DIY," lanjut Kapolda. (Fxh)

BERITA REKOMENDASI