Cegah Banjir dan Longsor dengan Talud Bronjong

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Tiga sungai besar yang melintasi Kota Yogyakarta yakni Code, Winongo dan Gawajwong memiliki potensi kerawanan bencana cukup tinggi. Banjir maupun longsor selalu mengancam dan membuat khawatir masyarakat yang tinggal tak jauh dari bantaran. Hal ini tentunya menjadi permasalahan serius yang perlu segera dicarikan solusi.

Penataan dan pembangunan disepanjang daerah aliran sungai (DAS) diwujudkan Satgas TMMD Reguler ke-101 Kodim 0734 Yogyakarta. Dengan pembangunan talud sepanjang 86 meter di bantaran Sungai Gajahwong diharapkan nantinya dalam meminimalisir terjadinya ancaman banjir maupun tanah longsor.

“Bantaran di Sungai Gajahwong menjadi salah satunya upaya prajurit dalam melakukan penataan kawasan sungai. Dalam TMMD Reguler ke-101 ini sasarannya Sungai Gajahwong yang melintasi Kelurahan Pandean Kecamatan Umbulharjo, setelah itu penataan bantaran lainnya juga akan dilakukan dengan berkoordinasi dengan pemerintah setempat,” tegas Komandan Kodim (Dandim) 0734 Yogyakarta, Letkol (Inf) Rudi Firmansyah di makodim setempat, Sabtu (24/03/2018).

Dalam penataan sungai pada pembangunan talud dalam TMMD Reguler ke-101 ini prajurit menggunakan metode Talud Bronjong (Gabions). Metode ini terbukti efektif dan dapat menahan longsor maupun gerusan air yang sangat deras akibat banjir.

Dalam metode ini batu kali dimasukan dalam keranjang terbuat dari kawat baja sehingga nantinya membentuk susunan balok berukuran besar. Batu kali yang telah menjadi susunan balok-balok ini lalu ditata untuk kemudian dikunci menggunakan semen.

“Dengan motode ini diharapkan talud dapat kuat menahan kuatnya arus sungai terutama saat debit air besar ketika hujan. Talud ini juga tahan longsor karena susunan balok-balok batu dibuat tebal sehingga cukup kuat,” ungkapnya.

Namun demikian Rudi Firmansyah menegaskan, Talud Bronjong tersebut hanya sebagian kecil dari upaya antisipasi menghadapi bencana banjir dan tanah longsor. Ditegaskannya tetap faktor utama antisipasi penanggulangan bencana ada pada bagaimana cara masyarakat dalam memperlakukan sungai. (Van)

BERITA REKOMENDASI