Cegah Klaster Libur Panjang, DIY Perketat Pengawasan Prokes

Editor: KRjogja/Gus

YOGYA, KRJOGJA.com – Liburan panjang atau cuti bersama akhir bulan Oktober sudah semakin dekat. Sejumlah persiapan dilakukan oleh pemerintah pusat maupun pemerintah daerah guna mengantisipasi adanya penularan seiring dengan momen tersebut, karena peningkatan aktivitas dan pergerakan masyarakat dikhawatirkan dapat memicu penularan Covid-19.

Untuk mengantisipasi hal itu, selain memperketat pengawasan, penegakan protokol kesehatan perlu diperketat. “Gugus Tugas bersama TNI/Polri dan Dinas Kesehatan telah melakukan langkah-langkah antisipasi dalam menghadapi libur panjang,” kata Wakil Ketua Sekretariat Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Pemda DIY, Biwara Yuswantana di Yogyakarta, Sabtu (24/10).

Menurut Biwara, upayanya adalah dengan memperketat penegakkan protokol kesehatan dan mengajak masyarakat termasuk wisatawan untuk menghidari kerumunan. Karena bisa berpotensi terjadinya penularan Covid-19 atau klaster baru.

Terkait dengan itu, pengelola obyek wisata, hotel dan tempat publik lainnya untuk melakukan antisipasi terkait meningkatnya jumlah pengunjung. Begitu pula dengan bidang penegakan hukum (Satpol PP) akan memperketat pengawasan, bersama TNI, Polri maupun kabupaten/kota.

“Intinya kami menekankan untuk wisatawan luar daerah termasuk dari zona merah yang masuk ke DIY harus dalam kondisi sehat. Kami tidak ingin momen libur panjang tersebut menimbulkan klaster baru Covid-19 karena berkumpulnya warga dari berbagai daerah di wilayah DIY untuk liburan,” tandasnya.

BERITA REKOMENDASI