Cerita Revitalisasi Tugu, Temukan Terowongan Masa Lalu hingga Tanki Bensin

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Revitalisasi Tugu Pal Putih resmi selesai, Jumat (18/12/2020) hari ini. Selama 100 hari ke belakang, pembangunan dilakukan meliputi perbaikan landmark hingga pemindahan kabel listrik dan telekomunikasi ke bawah tanah (ducting).

Berbagai cerita menarik mengiringi proses revitalisasi tersebut. Kepala Bidang (Kabid) Binamarga DPUPKP Kota Yogyakarta, Umi Akhsanti pun menceritakan pihaknya menemukan infrastruktur yang ada di bawah tanah kawasan simpang Tugu hingga Sudirman.

“Di bawah itu ternyata ada ducting milik Telkom dan ada juga saluran air limbah. Itu tantangan kami karena peta bawah memang tidak kami ketahui namun akhirnya bisa terurai juga,” ungkapnya pada wartawan, Jumat (18/12/2020).

Umi juga menceritakan bawasanya timnya menemukan infrastruktur bawah tanah di luar prediksi. Hal tersebut membuat tim mengubah desain pengerjaan karena tak boleh mengubah tatanan di bawah tanah.

“Ternyata banyak peninggalan jaman dulu dan tidak boleh dibongkar. Ada saluran drainase dengan bentuk teworongan. Ada tangki bensin, mungkin dulu pom bensin dan tidak bisa dipindahkan. Akhirnya kita ubah desain pengerjaan,” lanjut Umi.

Proyek revitalisasi Tugu dan Pedestrian Sudirman menghabiskan dana keistimewan senilai Rp 30,75 miliar. Rinciannya, Rp 11,25 untuk pedestrian Sudirman dan Rp 9,5 miliar untuk Tugu Pal Putih.

Dwi Wahyu, Kontraktor dari PT Arta Dinata menyebut timnya masih akan memantau proyek revitalisasi selama 100 hari kedepan. Ketika ada kerusakan dan permasalahan lainnya, pihaknya akan melakukan perbaikan dengan cepat dan maksimal. (Fxh)

BERITA REKOMENDASI