Covid-19 Momentum Pembangunan Budaya Pengelolaan Sampah Plastik

Editor: Ivan Aditya

Menurut Ikbal, yang Kertabumi kembangkan adalah pengolahan sampah berbasis ekonomi kreatif, sehingga semua produk yang kami ciptakan berjenis kriya atau produk ekraf. Di setiap desa binaannya produk-produknya berbeda-beda tergantung sumber daya manusia dan alam nya.

“Metode pengolahan sampahnya pun akan berbeda di setiap daerah tergantung profile daerah masing-masing. Cuma kami masih berfikir, harus ada insentif ekonomi untuk menggerakan masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan seperti pendirian bank sampah,” lanjut Ikbal

Director of Institute of Plastic Waste Management – Indonesia, Akhmad Zainal Abidin mengatakan 3R yang dimaksud adalah Reuse, Recycle and Recovery. Tidak ada reduce karena kata ini bisa berarti pelarangan penggunaan plastik. Padahal plastik adalah bahan ramah lingkungan dan murah sehingga bagus utk penghematan pengeluaran. Reduce juga bisa mengganggu econom karena bisa mem PHK kan orang dan mengurangi pertumbuhan ekonomi.

“Jadi saya hilangkan Reduce dan diganti dg Reuse, recycle, recovery. Dg 3R yang baru ini semua sampah plastik tertangani sehingga Zero Waste dan Ekonomi.juga berkembang baik serta mencerminkan prinsip circular economy,” katanya. (*)

BERITA REKOMENDASI