Cuaca Ekstrem Berpotensi Terjadi Hingga Maret

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Potensi cuaca ekstrem akibat aktifnya Monsun Asia, diprediksikan masih akan terjadi di wilayah DIY dalam beberapa hari ke depan. Kondisi demikian perlu diimbangi dengan peningkatan kewaspadaan masyarakat dan pemerintah, khususnya berkaitan dengan ancaman banjir, angin kencang dan tanah longsor.

"Koordinasi dengan pihakpihak terkait termasuk BPBD dan BMKG sudah kami lakukan beberapa hari lalu. Begitu pula untuk kesiapan logistik semua kabupaten/kota di DIY sudah siap dan tidak ada masalah. Termasuk pemetaan daerah rawan longsor dan banjir di beberapa wilayah di DIY," kata Sekretaris Daerah (Sekda) DIY, Drs K Baskara Aji.

Baca juga :

Almarhum Yunahar Ilyas Sebenarnya Bersiap Jalani Cangkok Ginjal
Kemacetan dan Kantong Parkir Masih Jadi 'PR' Kota Yogya

Diungkapkan, Pemda DIY sudah mempersiapkan dana hingga Rp 10 miliar sisa dana tahun 2019 lalu untuk mengantisipasi perbaikan sarana prasarana apabila nantinya dibutuhkan. "Ada sisa anggaran bencana tahun lalu sebesar Rp 10 miliar yang kami persiapkan untuk antisipasi bencana alam. Berdasarkan koordinasi yang kami lakukan dengan pusat, dana tersebut diperbolehkan untuk membangun atau memperbaiki prasarana jalan," terang Baskara Aji.

Sementara itu Wakil Gubernur (Wagub) DIY Sri Paduka Paku Alam X mengatakan, puncak musim hujan akan terjadi di DIY pada Januari dan Februari atau bahkan sampai Maret. Untuk itu masyarakat dan semua pihak harus tetap waspada terhadap kemungkinan timbulnya bencana. "Warga di daerah-daerah yang menjadi langganan banjir, kami minta untuk tidak lengah," tegasnya. (Ria/Ira)

BERITA REKOMENDASI