Curhat di Facebook, Pemilik Kucing Dipidanakan

Editor: Ivan Aditya

YOGYA (KRjogja.com) – Lantaran memposting curahan hati (curhat) uneg-uneg di media sosial (medsos) Facebook, Fathur (26) warga Warungboto Yogyakakarta terancam dipidanakan oleh pemilik salah satu klinik hewan di kawasan Sleman. Fathur dilaporkan melanggar pasal 45 ayat 1 jo pasal 27 ayat 3 UU ITE dan diancam hukuman maksimal 4 tahun penjara.

Kasus Fathur yang juga relawan Jogja Cat Domestic Lover ini sebenarnya terjadi pada 2015 lalu tepatnya tanggal 20 Februari. Kala itu Fathur memposting curahan hati dan mengungkapkan kekesalan atas kesalahan penanganan kucing yang dilakukan oleh klinik hewan tersebut.

Saat itu dikatakan Fathur mata kucing peliharaannya mengalami kelainan. Oleh klinik, bulu mata dicukur sebagai bagian dari pengobatan. Namun, kelainan malah semakin menjadi hingga akhirnya kucing bernama Boy tersebut harus dirujuk ke Rumah Sakit Hewan UGM.

Lantaran kesal, Fathur meluapkannya di akun media sosial Facebokk Fatur Hubahuba dengan tulisan yang kemudian menjadi dasar pelaporan kepada pihak kepolisian. "Selang lima hari setelah posting tanggal 20 Februari itu saya dipanggil Polda DIY dan kala itu status sebagai saksi. Namun tahu-tahu pada 21 Oktober kemarin saya dipanggil lagi dan statusnya sudah menjadi tersangka," ungkapnya saat ditemui di LBH Yogya, Rabu (02/11/2016).

Salah satu Advokat LBH Yogyakarta, Ikhwan Sapta Nugraha yang konsern pada kasus Fathur mengakui, tindakan pihak kepolisian adalah sebuah hal yang cukup semena-mena. Menurut dia, Polisi seharusnya mencari duduk permasalahan terlebih dahulu mengingat curahan hati di Facebook muncul akibat adanya permasalahan terdahulu.

"Seharusnya Fathur yang jadi korban klinik, ada tindakan yang tidak semestinya kemudian ia memposting ke media sosial. Ini malah menjadi tersangka pelaku, kita akan kawal kasus ini karena kabarnya sudah sampai di kejaksaan," terangnya. (Fxh)

BERITA REKOMENDASI