Curhatan Penyintas Covid-19 Saat Karantina di Asrama Haji DIY : Kasur Kotor hingga Tak Ada Petugas Medis

SLEMAN, KRJOGJA.com – Seorang penyintas Covid-19 warga Terban Kota Yogyakarta, Suyanto (bukan nama sebenarnya) mencurahkan isi hati saat menjalani karantina di Asrama Haji DIY. Ia menyebut layanan pasien Covid di lokasi karantina tersebut jauh dari yang diharapkan.

Suyanto dinyatakan positif Covid-19 pada awal November 2020 lalu. Ia mengalami gejala ringan dan direkomendasikan melakukan isolasi mandiri atau isolasi di Asrama Haji DIY selama 10 plus 3 hari.

“Kadang merasa iri juga dengan layanan pasien Covid-19 di Wisma Atlet (Jakarta). Sebagai penyintas Covid-19 di Yogya, layanan karantina bagai bumi langit,” ungkapnya dalam sebuah pernyataan yang diterima wartawan, Jumat (5/2/2021).

Suyanto menceritakan saat merasakan karantina di Asrama Haji, Ringroad Utara, para pasien diberikan tempat tidur yang terbilang kumuh. Ruang tidur yang digunakan pasien sebelumnya, tak dibersihkan sehingga seprei awut-awutan dan tidak rapi.

“Kami juga tanpa kunjungan petugas medis, kemudian naik turun tangga tanpa lift. Lalu makanan hanya ditaruh di lantai bawah, sementara untuk mengambil makan mesti perjuangan gangguan nafas akibat penggunaan masker,” lanjut dia.

BERITA REKOMENDASI