Danais 2020 Rp 1,32 Triliun Dinilai Kurang

Editor: KRjogja/Gus

YOGYA, KRJOGJA.com – Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2020 mengalokasikan Rp1,32 triliun untuk Dana Keistimewaan dimana jumlah tersebut mengalami kenaikan sebesar Rp120 miliar dari 2019. Hanya saja, nilai tersebut masih jauh dari yang diusulkan Pemda DIY sebesar Rp2,59 triliun.

Sejak diterbitkan Undang-Undang nomor 13 tahun 2012 tentang keistimewaan, Pemda DIY mendapatkan jatah danais yang setiap tahunnya mengalami peningkatan. Namun antara usulan dengan realisasi yang disetujui pusat masih jauh dari harapan.

Wakil Ketua DPRD DIY Sementara Huda Tri Yudiana mengatakan pengusulan yang dilakukan Pemda DIY sudah melalui perencanaan yang matang. Namun pemerintah pusat baru menyetujui separuhnya saja di mana jumlah tersebut masih jauh dari besaran danais yang diusulkan

“Dana Keistimewaan 2020 diusulkan sebesar Rp 2,59 triliun yang mana penyusunan usulan itu sudah disinkronisasi dengan program kegiatan lain di daerah. Namun hanya di-acc Rp 1,3 triliun seolah kok usulannya tak direncanakan karena pusat hanya acc separuhnya saja,” ungkap Huda Sabtu (7/9/2019) yang hari sebelumnya mengikuti rapat di DPD RI Perwakilan DIY.

Huda mengatakan program kegiatan yang diusulkan telah disesuaikan dengan target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) yang terukur. Karena itu karena realisasi danais hanya sekitar separuh dari usulan maka juga berdampak pada perencanaan keuangan di DIY.

“Akibat anggaran danais yang disetujui pusat hanya setengahnya, praktis harus mengubah alokasi anggaran APBD DIY. Tujuan kita agar RPJMD tercapai tapi kalau acc-nya hanya separuh akan menyulitkan perencanaan keuangan di DIY,” sambung dia.

Sementara secara terpisah menanggapi hal tersebut Wakil Ketua Komite IV DPD RI Siska Marleni akan mendorong pemerintah pusat untuk mengalokasikan danais secara maksimal. Ia pun mencermati besaran anggaran danais yang diusulkan sudah melalui perencanaan matang dan berdasarkan kebutuhan.

“Kita lihat serapannya sangat bagus, mungkin jadi masukan juga yang akan kami sampaikan ke pusat,” tandas Siska. (Fxh)

 

BERITA REKOMENDASI