Danlanal Yogyakarta Tekankan Prajurit Bersikap Netral

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Danlanal) Yogyakarta, Kolonel Laut (P) Arya Delano menekankan kepada seluruh prajurit maupun PNS di Lanal Yogyakarta untuk dapat menjaga netralitas pada pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) Tahun 2019. Danlanal Yogyakarta menegaskan pada saat pelaksanaan pemilu tidak  boleh ada prajurit yang berada di tempat pemungutan suara, apalagi terlibat dalam kegiatan kampanye.

"Saya ingatkan dan tekankan kembali tentang pengertian dan ketentuan netralitas TNI agar kedepannya terhindar dan tidak menyebabkan kerugian, baik kerugian bagi personil itu sendiri maupun bagi institusi,” tegas Arya Delano di Mako Lanal Yogyakarta, Senin (24/09/2018).

Ia juga menegaskan prajurit tak boleh terlibat dalam pemilu baik langsung maupun tidak langsung, mendukung salah satu pasangan calon ataupun partai politik tertentu. Danlanal juga melarang prajurit menjadi jurkam serta tidak menempel atribut apapun yang berkaitan dengan pemilu baik di kendaraan, inventaris dan fasilitas dinas lainnya.

“Sudah ada ketentuan hukum dan perundang-undangan yang mengatur TNI dan bila dilanggar akan ditindak serta diproses sesuai hukum yang berlaku,” tegasnya.

Selain menekankan netralitas dalam pemilu, Danlanal juga menekankan terkait larangan bagi personel Lanal Yogyakarta untuk tidak mudah dan ikut-ikutan ‘share’ pesan berantai di media sosial yang tidak bertanggung jawab dan tidak diketahui kebenaran isi beritanya, terlebih share berita terkait aktifitas yang berbau politik. Ia meminta kepada prajuritnya sebagai aparat negara untuk menjaga keamanan dan mendukung terlaksananya hajat besar lima tahunan itu.

Sebelumnya pada hari Minggu (23/09/2018) bertempat di bangsal Kepatihan Komplek Pemprov DIY, Danlanal Yogyakarta selaku unsur Forum Koordinasi Pemerintah Daerah (Forkompinda) DIY turut serta dalam deklarasi kampanye damai serentak pemilihan umum 2019. Turut hadir Gubernur DIY Sri Sultan HB X, Ketua KPU DIY Hamdan Kurniawan, pimpinan unsur Forkompinda DIY, tim sukses dari masing-masing pasangan calon serta unsur pimpinan partai politik wilayah DIY. (*)

BERITA REKOMENDASI