Datangi Sasana Hinggil, Prabowo Dapat Patung Sudirman

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto melaksanakan beberapa agenda di Yogyakarta Rabu (28/11/2018) siang. Salah satu yang menyita perhatian adalah kehadirannya menyapa relawan pemenangannya di Sasana Hinggil Alun-alun Selatan Yogyakarta (Alkid).

Menurut agenda Prabowo dijadwalkan hadir ke Alun-alun Selatan menggunakan becak, namun ternyata tak jadi dilaksanakan. Purnawirawan TNI AD berpangkat Letjen tersebut memilih menggunakan mobil Alphard dengan sunroof terbuka yang digunakan untuk berdiri.

Tak butuh waktu lama, massa pendukung yang berdiri di sepanjang jalan Alkid langsung berusaha meraih tangan dan menyalami pasangan Sandiaga Uno tersebut. Dengan sedikit mendorongkan tubuhnya, Prabowo yang mengenakan setelan coklat berusaha menggapai tangan-tangan pendukungnya.

Di dalam Sasana Hinggil, Prabowo juga disambut hangat relawan DIY yang sejak siang hari berkumpul. Kelompok relawan dari berbagai elemen pun mendeklarasikan diri mendukung pasangan nomor urut 02 tersebut di pilpres 2019 mendatang. Prabowo juga diberikan miniatur Panglima Besar Jendral Sudirman oleh salah satu cicit Sudirman, Tiza yang ikut hadir sebagai relawan.

Prabowo sendiri mengungkap sangat antusias bisa berdiri di Sasono Hinggil, berhadapan langsung dengan relawan koalisi Indonesia Adil Makmur. Prabowo mengatakan bahwa perjuangannya maju sebagai calon presiden sudah dipahami betul oleh pendukung yang hadir.

“Negara yang telah direbut dengan darah dan keringat juga air mata salah satunya Pak Dirman, kita merasa sekarang bukan milik kita lagi. Kita berharap, kita berjuang dan kita bermimpi agar Indonesia menjadi adil dan makmur, kita tak berharap selain itu. Kita merdeka karena tak ingin menjadi budak dan kacung bangsa lain,” ungkapnya.

Di hadapan pendukungnya, Prabowo menceritakan pengalaman tahun 1977 saat berada di kolam renang di Jakarta yang di dindingnya tertulis artinya “Anjing dan Pribumi dilarang” dalam Bahasa Belanda. “Itu khusus untuk kulit putih dan mendiskreditkan kita bangsa Indonesia, kita berada di bawah anjing,” tandasnya.

Prabowo juga memberikan sorotan bahwa saat ini elite Indonesia menjual bangsa kita kepada bangsa lain. “Elit kita pintar, bohong pada rakyat, mengabdi berbakti pada kepentingan bangsa lain. Mereka tak mau membela rakyatnya sendiri,” tegas Prabowo. (Fxh)

BERITA REKOMENDASI