Daun Kelor dan Pisang Jadi Cendol, Warga DIY Belajar Kembali ke Alam

Editor: KRjogja/Gus

YOGYA, KRJOGJA.com – Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan DIY menggelar pameran pangan lokal, Rabu (19/8/2020) di halaman kantor Baciro. Berbagai olahan pangan dari lima kabupaten/kota DIY ditampilkan dalam momentum perdana masa pandemi Covid ini.

Olahan daun kelor dan pisang menjadi dawet, geblek Kulonprogo yang dikemas vakum sehingga tahan lama siap ekspor hingga sambal jambu kreasi warga Kota Yogyakarta ditampilkan. UMKM tersebut mulai berbenah, menyesuaikan diri untuk menghadapi kebiasaan baru setelah adanya pandemi Covid.

Winaryati, salah satu perwakilan UMKM pangan DIY saat berdialog interaktif dengan Gubernur DIY, Sri Sultan HB X menyampaikan bawasanya selama lima bulan pendapatan mereka merosot tajam ditambah modal yang habis karena digunakan bertahan hidup. UMKM pun berharap Pemda DIY bisa membantu mengurai masalah dengan memperbolehkan kembali berjualan serta promosi produk yang dihasilkan.

“Sebelum pandemi kami rutin jualan di offline dan sudah ada pasarnya, tapi lima bulan ini benar-benar tidak bisa jualan karena pasar pangan di Dinas Pertanian DIY tutup. Kami kehilangan pasar dan harapannya ada solusi dari Pemda. Kapan kami bisa jualan lagi dan tetap akan menaati protokol Covid-19,” ungkapnya.

Pertanyaan tersebut secara langsung dijawab Sri Sultan yang menyatakan tak pernah melarang UMKM untuk tetap berjualan di masa pandemi. Sultan pun siap memberikan bantuan namun tetap meminta UMKM berkreasi agar bisa bersaing di era normal baru.

BERITA REKOMENDASI