Daya Beli Petani di Pedesaan DIY Menguat

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Nilai Tukar Petani (NTP) atau daya beli petani di pedesaan DIY pada Oktober 2019 mencapai angka 107,69 mengalami kenaikan sebesar 0,41 persen dibanding indeks bulan sebelumnya yang tercatat 107,25. NTP Subsektor Tanaman Pangan tercatat sebesar 111,89, NTP Subsektor Hortikultura 108,10, NTP Subsektor Tanaman Perkebunan Rakyat 127,85, NTP Subsektor Peternakan 91,04 dan NTP Subsektor Perikanan 104,13.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) DIY Dr Heru Margono MSc mengatakan, tingkat kemampuan ini menunjukkan daya tukar (term of trade) antara produk pertanian yang dijual petani dengan barang dan jasa yang dibutuhkan petani dalam berproduksi dan konsumsi rumah tangga. Semakin tinggi nilai NTP, maka akan relatif semakin kuat pula tingkat kemampuan atau daya beli petani.

Baca juga :

DIY Memasuki Musim Pancaroba
Pencetakan E-KTP Prioritas Perekaman Baru

“Berdasarkan hasil pemantauan harga di wilayah DIY pada Oktober 2019, NTP DIY mengalami kenaikan indeks sebesar 0,41 persen dibanding NTP September yaitu dari 107,25 menjadi 107,69. Kenaikan NTP Oktober 2019 ini disebabkan kenaikan indeks harga produk pertanian yang diterima petani sebesar 0,44 persen lebih tinggi dibanding indeks harga barang dan jasa yang dibayar petani yang naik sebesar 0,03 persen," papar Heru di Yogyakarta.

Heru menjelaskan kenaikan indeks NTP gabungan pada bulan ini disebabkan naiknya subsektor tanaman pangan sebesar 0,38 persen, subsektor hortikultura sebesar 0,59 persen dan subsektor tanaman perkebunan rakyat sebesar 1,66 persen. Sedangkan dua subsektor mengalami penurunan yaitu subsektor peternakan sebesar 0,70 persen dan subsektor perikanan 0,09 persen.

"Nilai Tukar Usaha Rumah Tangga Pertanian (NTUP) DIY pada Oktober 2019 sebesar 117,12 persen atau naik 0,27 persen dibanding September sebesar 116,81. NTUP ini dapat lebih mencerminkan kemampuan produksi petani, karena yang dibandingkan hanya produksi dengan biaya produksinya," terangnya.

Dari 33 provinsi yang dihitung angka NTP-nya pada Oktober 2019 terdapat 21 provinsi mengalami kenaikan dan 12 provinsi lainnya mengalami penurunan. Kenaikan NTPtertinggi terjadi di NAD sebesar 1,22 persen, sedangkan penurunan NTP terbesar terjadi di Gorontalo sebesar 1,70 persen.

"Indeks Harga Konsumen (IHK) pedesaan di DIY pada Oktober 2019 secara umum mencapai 140,33 atau mengalami deflasi sebesar 0,03 persen dibanding IHK pada bulan sebelumnya yang tercatat 140,37," tambah Heru. (Ira)

BERITA REKOMENDASI