Daya Beli Petani Lesu Bulan Maret, Pedesaan DIY Alami Deflasi 0,09 Persen

Editor: Agus Sigit

YOGYA, KRjogja.com – Kemampuan daya beli petani di pedesaan DIY mengalami penurunan pada Maret 2021 ini. Hal tersebut dapat dilihat dari Nilai Tukar Petani (NTP) DIY DIY mencapai angka 97,05 pada Maret 2021 yang mengalami penurunan 1,22 persen dibanding indeks bulan sebelumnya yang tercatat 98,25.

“Penurunan NTP DIY Maret 2021 ini disebabkan turunnya indeks harga yang diterima petani sebesar 1,28 persen dan indeks harga yang dibayar turun sebesar 0,05 persen,” kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) DIY Sugeng Arianto di Yogyakarta, Jumat (9/4).

Sugeng menyampaikan penurunan indeks NTP yang tercatat pada Maret 2021 terjadi pada tiga subsektor, yaitu tanaman pangan sebesar 2,19 persen, peternakan 0,27 persen dan perikanan sebesar 2,47 persen. Sedangkan dua subsektor mengalami kenaikan, yaitu hortikultura 1,05 persen dan tanaman perkebunan rakyat 0,47 persen,

” Nilai Tukar Usaha Rumah Tangga Pertanian (NTUP) DIY Maret 2021 sebesar 97,35 turun 1,30 dibanding Februari 2021 sebesar 98,63,” ujarnya.
Tiga subsektor mengalami penurunan sebagai berikut tanaman pangan 2,24 persen, peternakan 0,31 persen, dan perikanan 2,54 persen. Sedangkan subsektor hortikultura naik 0,84 persen dan tanaman perkebunan rakyat juga naik 0,28 persen.

“Indeks Harga Konsumen (IHK) pedesaan di DIY pada Maret 2021 secara umum mencapai 108,27 mengalami deflasi sebesar 0,09 persen dibanding IHK pada bulan sebelumnya yang tercatat 108,37 ” tandas Sugeng.

BERITA REKOMENDASI