Daysleepers Angkat Sudut Pandang Jakarta

YOGYA, KRJOGJA.com- Mengambil sudut pandang Kota Jakarta, Film Daysleepers (Kisah Dua Jendela) tayang perdana dalam acara Jogja-NETPAC Asian Film Festival (JAFF). Berlangsung di Empire XXI (2/12/2018), pemutaran film dihadiri oleh Paul Agusta, selaku sutradara.

"Jakarta terlihat padat, namun tidak semua terkoneksi satu dengan yang lain. Pastilah setiap orang berandai tentang koneksi. Mendambakan untuk dapat saling berkoneksi satu sama lain," ungkap Paul.

Menceritakan tentang kesendirian dan rasa sepi, Film Daysleepers (Kisah Dua Jendela) hanya memerlukan sedikit naskah dalam proses pembuatannya. Paul mengungkapkan bahwa sebagian besar dialog antar pemain merupakan hasil improvisasi, bahkan saat dialog antara Joko Anwar dan Djenar Maesa Ayu lebih terlihat seperti sesi curhat. 

"Setiap mengulang proses syuting, kata-kata yang diucapkan selalu berbeda," tambah Khiva Iskak, pemeran Leon. Meskipun begitu proses syuting sangatlah dinikmati oleh tim dan pemain Film Daysleepers (Kisah Dua Jendela) sebagai proses belajar satu sama lain.

Memperdalam kesan sepi dan sunyi, Paul tidak lupa menambah music scoring milik Nikita Dompas. Bahkan, adegan terakhir Film Daysleepers (Kisah Dua Jendela) juga sengaja diletakkan pada lirik yang tertuang dalam lagu penutup. Hal tersebut dimaksudkan agar penonton memperhatikan keseluruhan dari film. (Brigitta Adelia)

BERITA REKOMENDASI