Demokrat KLB Ditolak, BMI DIY Apresiasi Pemerintah

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Pemerintah melalui Kemenkumham akhirnya menolak pengajuan pengesahan Demokrat versi Kongres Luar Biasa (KLB) di Deli Serdang. Penolakan pengesahan ini membuat sejumlah kader dan pengurus Demokrat yang mengakui kepemimpinan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) bernafas lega.

Organisasi sayap partai Bintang Muda Indonesia (BMI) DIY mengapresiasi sikap pemerintah. Dengan penolakan pengesahan KLB, Partai Demokrat akan lebih fokus pada pengabdian kepada masyarakat.

Ketua BMI DIY, Mohamad Fuad Burhan menyatakan atensi kepada kebijakan pemerintah. Menurutnya dalam kondisi saat ini pemerintah telah paham mana pihak yang benar.

Ditegaskan Fuad pihaknya sudah lama meyakini jika KLB tidak akan diakui. Hal ini karena jelas-jelas apa yang dilakukan kubu KLB tidak sesuai dengan AD/ART partai dan dasar hukum yang jelas.

Ditegaskannya pasca selesainya kasus ini membuat Partai Demokrat hingga sampai organisasi sayap partainya menjadi lebih solid. Selain itu Demokrat juga dapat lebih berkonsentrasi pada kebutuhan dan kepentingan masyarakat.

Keputusan pemerintah ini, imbuh Fuad menjadi momentum bagi Demokrat untuk memperkuat konsolidasi hingga tingkat bawah. “Keputusan ini bukti begal politik , politik instant tidak akan mencapai kemenangan. Kami berkomitmen siapapun berani menciderai Partai Demokrat akan kita lawan,” tegasnya, Rabu (31/03/2021).

Fuad juga berharap supaya segenap kader BMI dan Partai Demokrat agar segera kembali berkonsentrasi pada pelayanan masyarakat. Sebagai parpol imbuhnya, hal utama adalah berjuang bagi kesejahteraan masyarakat Indonesia. (Aje)

BERITA REKOMENDASI