Densus Tangkap Warga Berbah dan Geledah Dua Rumah

Editor: Ivan Aditya

SLEMAN, KRJOGJA.com – Densus 88 Antiteror Mabes Polri melakukan penangkapan dan penggeledahan di kawasan Berbah Sleman, Jumat (02/04/2021) malam. Densus diketahui mengamankan warga setempat dan menyita beberapa barang seperti buku-buku dan komputer jinjing dari dua rumah yang digeledah semalam.

Di rumah pertama Tegalsari Dawukan Sendangtirto Berbah Sleman milik seorang warga bernama Husein, Densus diketahui menyita buku-buku dan sebilah pedang. Diketahui pula Densus mengamankan pemilik rumah tersebut namun tak diketahui ke mana polisi membawa salah satu warga tersebut

Kadiyono Ketua RW 05 Tegalsari Dawukan Sendangtirto Berbah Sleman membenarkan ada seorang warganya diamankan oleh Densus pada petang hari. Namun ia tak mengetahui ke mana polisi membawa warganya yang diketahui berprofesi sebagai ustad itu.

“Setahu saya dibawa tapi tidak tahu ke mana. Pekerjaan dia saya tidak tahu pasti, tapi setahu saya ya ustad. Tadi (saat penggeledahan) tidak ada petugas yang pakai seragam, ya tidak tahu itu siapa sebenarnya,” ungkap Kadiyono.

Kadiyono menyaksikan Densus 88 membawa buku-buku dan senjata seperti pedang dari rumah warganya tersebut. Saat penggeledahan ia melihat hanya ada istri, tiga anak dan ibu dari pemilik rumah itu.

“Yang dibawa kayak ada buku-buku, dua bundel tadi. Ada senjata seperti pedang begitu sepertinya. Saat penggeledahan, Pak Husein itu tidak ada. Hanya ada istri anaknya. Saya benar-benar tidak tahu, jadi saya tidak membuat-buat,” tandas dia.

Semetara penggeledahan rumah kedua dilakukan di Padukuhan Gandu Sendangtirto Berbah Sleman, di kawasan Pondok Pesantren Ibnul Qoyyim. Densus awalnya masuk ke rumah di depan ponpes milik direktur Ponpes yang bernama Ustazah Atik Maliha sebelum akhirnya menggeledah beberapa lokasi di ponpes tersebut.

Pengasuh Ponpes Ibnul Qoyyim Najib Hisyam, mengungkap kediaman Atik Maliha yang berada di depan ponpes digeledah sekitar pukul 20.00 WIB. Petugas menyita sejumlah barang pribadi dan mencari keberadaan suami Atik Maliha bernama Rohadi Agus Salim yang tak diketahui keberadaanya lepas Maghrib.

Menurut keterangan Ketua RT 4 RW 7, Agus Purwanto yang ikut menyaksikan penggeledahan tersebut, dari penggeledahan tersebut tim densus 88 membawa serta menyita satu buah laptop, seperangkat komputer beserta CPU, beberapa buku, dua panah dan dua busur. Barang-barang itu didapatkan dari rumah direktur ponpes yang hanya berjarak sekitar 10 meter dari ponpes.

“Semua kantor diperiksa dan yang masuk membawa senjata semua. Tadi beberapa barang dibawa seperti laptop, CPU komputer dan beberapa buku serta busur panah,” tandas dia. (Fxh/Ayu)

BERITA REKOMENDASI