Desa Mandiri Budaya Mewarnai Keistimewaan DIY

Editor: KRjogja/Gus

TAHUN 2020 ini Pemerintah DIY melalui ‘Paniradya’ Kaistimewan sedang menyempurnakan kebijakan atau regulasi terkait bantuan keuangan terhadap desa atau kalurahan sebagai alokasi dana keistimewaan.

“Harapannya, pada 2021 bisa menjadikan beberapa desa sebagai role model Desa Mandiri Budaya seperti yang ‘dikersakke’ Bapak Gubernur. Hal itu juga menjadi bagian konsentrasi utama kami,” jelas ‘Paniradya Pati’ Kaistimewan, Aris Eko Nugroho, belum lama ini.

Menurut Aris, desa merupakan salah satu basis keistimewaan DIY, karena antara provinsi, kabupaten hingga desa menjadi kestuan integral yang tidak bisa dipisahkan. Selain itu, jika bicara lokus keistimewaan, ujung terakhir ada di desa. “Desa mandiri budaya bisa mewarnai keistimewaan DIY. Dengan demikian harus ada perbedaan antara desa yang ada di Yogyakarta dengan desa di wilayah lain,” tegas Aris.

Untuk Desa Mandiri Budaya, menurut Aris, konsep kajiannya sudah dimulai Dinas Kebudayaan DIY pada 2018. Konsep itulah yang saat ini disempurnakan oleh Paniradya Kaistimewan. “Intinya, nanti ada SKPD Keistimewaan di tingkat desa,” jelasnya.

Desa Mandiri Budaya nantinya akan mendapat kucuran dana antara Rp 500 juta hingga Rp 1 miliar. Namun untuk kepastiannya, masih terus didiskusikan. Untuk pelaksanaannya, dikatakan Aris, akan ada OPD DIY yang secara khusus menangani realisasinya di tingkat desa.

BERITA REKOMENDASI