Dewan Minta Skema Danais Merata Sampai ke Desa Urai Kemiskinan

YOGYA, KRJOGJA.com – DPRD DIY menilai alokasi Dana Keistimewaan (Danais) yang diperoleh DIY sejak 2013 lalu belum merata. Pemda DIY pun diminta lebih kreatif untuk memeratakan alokasi untuk memaksimalkan penanganan permasalahan DIY yakni kemiskinan.

Wakil Ketua DPRD DIY, Huda Tri Yudiana mengatakan sampai saat ini Danais masih terkonsentrasi pada lokasi dan program tertentu, belum bisa merata dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Sebagai contoh, desa dan dusun di DIY saat ini masih menjadi penonton implementasi dana yang tahun 2021 akan diterima Rp 1,32 trilyun.

“Bahwasanya danais untuk alokasi program keistimewaan itu betul, tidak semua urusan bisa dibiayai danais itu juga betul, tetapi bab kreativitas implementasi dan membuat program hingga merata itu masalah lain lagi. Kalau kita breakdown penerima manfaat danais berdasarkan kabupaten atau kota mungkin bisa dibilang merata, tapi kalau dilihat ke wilayah lebih kecil di desa apalagi dusun, akan terlihat bahwa sangat tidak merata,” ungkap Huda, Senin (4/1/2021).

Semestinya menurut Huda, Danais bisa dialokasikan ke desa dalam bentuk penguatan alokasi dana desa istimewa. Dengan mengubah nomenklatur desa menjadi kelurahan hal ini sangat memungkinkan.

BERITA REKOMENDASI