Didi Kempot Jadi Kenalkan Budaya Jawa ke Mahasiswa Baru

YOGYA, KRJOGJA.com – Paniradya Kaistimewan berkolaborasi bersama Fakultas Ilmu Budaya (FIB) UGM menggelar kegiatan bertema Jogja Menyapa, Selasa (20/8/2019) petang. Mengundang 1000 mahasiswa baru, acara tersebut bakal menghadirkan seniman musik campursari yang kini dikenal “God Father of Broken Heart” Didi Kempot. Kepala Paniradya Kaistimewaan Benny Suharsono, mengungkap agenda Jogja Menyapa merupakan wujud upaya memberikan ruang guyub untuk mahasiswa baru di DIY untuk mengenal Yogyakarta seutuhnya. Acara nantinya akan dikemas cair dengan guyonan khas Yogyakarta dari Trio SelosoSelo (Anang Batas, Alit Jabangbayi dan Awangizm). “Acara ini kami gelar setelah belajar dari yang sudah-sudah bahwa mahasiswa baru selalu asik di ruang masing-masing dan tidak srawung. Ini salah satu upaya mengenalkan Jogja yang seutuhnya. Akan hadir sekitar 1000 mahasiswa yang hadir,” ungkap Benny pada wartawan unit Kepatihan Senin (19/8/2019). Pemda DIY menurut Benny kini tengah dalam misi untuk mewujudkan langkah membantu adaptasi mahasiswa baru untuk memahami kultur dan karakter Yogyakarta seutuhnya. “Bukan berarti untuk menjadikan mereka orang Jogja, tapi orang daerah yang tinggal di Yogya. Kami ingin rangkul seluruhnya, mahasiswa dari seluruh daerah di Indonesia,” ungkapnya lagi. Salah satu kreator acara, Anang Batas menambahkan nantinya akan hadir maestro campursari Didi Kempot yang kini tengah digandrungi anak-anak muda. Nantinya Didi Kempot bakal tampil sekaligus mengenalkan lebih dalam budaya seni musik Jawa khususnya campursari. “Bukan karena sedanh booming saja, tapi karena dia (Didi Kempot) menciptakan banyak lagu tentang Jogja, berarti beliau ada rasa tertarik dengan Jogja. Nanti kita akan mengobrol di tengah acara, membahas berbagai hal tentang Jogja, siapa tahu akan menciptakan lagu lain tentang indahnya Jogja,” imbuh Anang. (Fxh)
 

UGM

BERITA REKOMENDASI