Diguncang ‘Gempa’, Dua Warga Wirobrajan Luka Berat

BENCANA Gempa Bumi membawa korban di wilayah Wirobrajan meliputi  2 luka berat pendarahan karena tertimpa bangunan dan 1 Ibu hamil segera dilarikan, luka sedang 6 orang, luka ringan 10 orang dan Meninggal Dunia 0.  Evakuasi yang dilakukan berlangsung cepat, lancar dan aman

"Ada 11 rumah rusak berat dan 26 rumah rusak ringan, Pos Pengungsi sudah menampung 206 warga," ucap Ketua Kampung Tangguh Bencana (KTB) Wirobrajan Widi Septiono dalam laporan koordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Yogya saat Aksi Simulasi Bencana Gempa Bumi Minggu  (25/08/2019)i di Pendopo Sumarah Jalan Setyaki Wirobrajan Yogya. 

Korban luka-luka segera dilarikan ke RS dengan ambulance juga kendaraan roda 3, sementara tenda/pos pengungsian sudah berdiri dan truk dapur umum cepat datang memberikan bantuan logistik pada korban bencana di pos pengungsian. Simulasi yang diikuti ratusan warga KTB Wirobrajan Kelurahan Wirobrajan Kecamatan Wirobrajan  dengan melibatkan relawan Taruna Tanggap Bencana, personil BPBD Kota Yogya dan pihak terkait ini berjalan lancar. 

Warga memerankan korban bencana yang menderita luka berat, patah tulang, kepala bocor dan lainnya berhasil dievakuasi. Namun demikian di tengah evakuasi ada pelaku penjarahan yang berhasil diringkus dan diamankan.  

Warga di barak pengungsian juga mendapatkan perhatian, kunjungan, dan hiburan terutama anak-anak dan lansia untuk menghilangkan trauma karena bencana dan recovery untuk bangkit kembali.  Simulasi ini juga dihadiri Wakil Walikota Yogya Heroe Poerwadi, Kalak BPBD Kota Yogya Hari Wahyudi, Jajaran Muspika Wirobrajan. 

Lurah Wirobrajan Neny Hidayati menyebutkan proses hingga pelaksanaan simulasi ini panjang dan terencana hingga sekitar 15 kali pertemuan  sampai simulasi ini digelar dan mengukuhkan Wirobrajan sebaga KTB.  "Diharapkan warga siap dan solid bila sewaktu-waktu terjadi bencana alam karena sudah mengerti apa yang harus dilakukan ketika bencana terjadi," jelasnya (M-3) 
 

BERITA REKOMENDASI