Dimasalahkan 12 PK, Golkar Kota Yogya Siap Ladeni Sampai Mahkamah Partai

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – DPD II Golkar Kota Yogyakarta menjawab tudingan melanggar AD/ART partai dari 12 Pimpinan Kecamatan (PK). Melalui Augus Nur, Ketua DPD II Golkar Kota Yogyakarta, partai berlambang pohon beringin tersebut menegaskan segala yang dilakukan sudah sesuai dengan aturan partai.
Augus mengatakan di tubuh Golkar tidak dikenal istilah pemecatan karena menilai seluruh kader dan anggota adalah aset. “Tidak ada kami singkirkan tapi istilahnya, evaluasi terkait tindaklanjut dari kepengurusan partai,” ungkapnya pada wartawan di kantor DPD II Golkar Kota Yogyakarta, Kamis (20/08/2020).
Pada wartawan, Augus juga menjelaskan bawasanya bawasanya PK se-Kota Yogyakarta sudah selesai periodesasi kepemimpinannya pada 31 Desember 2019 lalu. Lantas, setelah adanta evaluasi dari rekam pemilu legislatif 2019 lalu, maka 12 dari 14 PK tak diperpanjang masa jabatannya.
“Kami harus lakukan revitalisasi berdasar evaluasi yang kami lakukan. Konsolidasi total untuk dan memang PK periodesasinya sudah berakhir, ada yang sudah dua periode. Kita revitalisasi dan sepakat melakukan pergantian, itu semua melalui rapat pleno dan mengangkat Pelaksana Tugas (Plt),” imbuhnya.
Terkait tidak digantinya dua PK yakni Mergangsan dan Kotagede yang sebelumnya dinilai anak emas oleh 12 PK lainnya, Augus menegaskan bawasanya hal tersebut tak ada unsur nepotisme. Namun ia menyebut saat ini Golkar tak mempermasalahkan adanya konsep sekasur, sedapur, sedulur sepanjang profesional dan memenuhi persyaratan Golkar.
“Untuk stempel yang kemudian seolah dirampas begitu, kami tegaskan tidak ada. Semua sesuai aturan yang berlaku di partai. Kami tidak merampas stempel, kita undang resmi acara jelas dan semua secara sadar di ruangan ini diserahkan, tidak ada perampasan. Ada tandatangan dan notulensi,” imbuhnya lagi.
DPD II Golkar Kota Yogyakarta pun dengan tegas menyatakan siap mengikuti apapun yang diinginkan 12 PK yang tak puas dengan evaluasi di ranah internal. Seluruh PK termasuk 12 PK yang sudah menjadi mantan nantinta tetap akan diundang dalam agenda Musyawarah Daerah (Musda) II Golkar Kota Yogyakarta pada 30 Agustus mendatang.
“Semua tetap diundang, semua tetap kader Golkar. Namun apabila memang nantinya akan dimasalahkan kami siap, sampai Mahkamah Partai pun kami siap,” tegas Augus Nur. (Fxh)

BERITA REKOMENDASI