Dinas Koperasi dan UKM DIY Gulirkan Inkubator Bisnis 2021

Editor: Ivan Aditya

SLEMAN, KRJOGJA.com – Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) DIY menggandeng Inkubasi Bisnis dan Inovasi Bersama Universitas Islam Indonesia (IBISMA UII) dalam menelurkan wirausaha baru maupun membantu mendorong pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) DIY naik kelas. Inkubasi bisnis ini merupakan salah satu model yang dilakukan Dinas Koperasi dan UKM DIY selain Bimbingan Teknis (Bimtek), pelatihan maupun pembinaan sesuai kapasitas dan sebagainya bagi UMKM DIY yang terdata dalam SiBakul Jogja.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM DIY Ir Srie Nurkyatsiwi M.M.A mengatakan kegiatan inkubator bisnis ini merupakan wujud kolaborasi Pemda DIY dengan akademisi yang dibagi menjadi dua angkatan yang terdiri dari 100 peserta yang telah diseleksi sebelumnya. Pelaksanaan pelatihan inkubator bisnis selama tiga hari ini merupakan wujud komitmen bersama untuk menyiapkan wirausaha atau pelaku usaha agar mampu bersaing, maju dan unggul serta mempunyai daya juang sangat tinggi dengan berkolaborasi dan beradaptasi.

” Kuncinya kolaborasi dan adaptasi, adaptasi ini sangat penting bagi pelaku usaha di tegah kondisi pandemi. Kalau saya lihat UMKM di DIY sangat kreatif dan inovatif dengan daya juang dan daya saing yang kuat. Asal jangan bersaing sesama pelaku usaha, kalau bisa justru bersatu dan berkolaborasi melalui IBISMA UII,” tuturnya dalam Inkubator Bisnis UMKM Naik Kelas 2021 di Hotel Merapi Merbabu Seturan, Senin (07/06/2021).

Siwi menyatakan wirausaha atau pelaku UMKM yang ada di DIY diharapkan tidak berskala kecil lagi, kalau bisa bangkit dan naik kelas dengan berkolaborasi dan beradaptasi supaya mudah mengakses investor atau aggregator besar. Hal ini sesuai harapan dan parameter sekaligus daya ungkit ekonomi dari Menteri Koperasi dan UKM RI maupun Pemda DIY. Sebelumnya, pertumbuhan ekonomi DIY pada triwulan I 2021 menjadi satu-satunya provinsi di Jawa yang pertumbuhannya positif dengan andil terbesar dari Informasi dan Komunikasi (Infokom) alias Informasi dan Teknologi (IT).

“Jadi kita harus siap bertransformasi seiring pesatnya kemajuan IT. Bahkan Pak Gubernur memberikan arahan agar bisnis UMKM DIY harus siap bertransformasi dengan memanfaatkan IT, tetapi produk UMKM harus memenuhi standar hingga pada akhirnya mampu membentuk ekosistem digital nantinya. Banyak pelaku UMKM di DIY yang punya ide dan inovasi yang bisa dimanfaatkan lebih luas,” tegasnya.

Pihaknya pun senantiasa memberikan dukungan dan fasilitasi berbagai upaya pengembangan UMKM di DIY salah satunya melalui Inkubator Bisnis ini yang akan disaring kembali menjadi 20 pelaku usaha untuk mendapatkan fasilitas lanjut dari IBISMA UII kedepannya. Seperti diketahui, wirausaha atau UMKM itu sendiri mempunyai peran strategis dan sangat seksi khususnya data-datanya sangat diperlukan.

“Kami berkomitmen melakukan sebuah perubahan terus menerus sesuai harapan masyarakat sekaligus menjawab tantangan masyarakat. Dalam pelatihan inkubator bisnis ini juga diharapkan bisa menjadi ajang tukar menukar pengalaman, memperoleh mitra hingga memperluas jejaring atau bekerja sama saling mengisi agar UMKM DIY bisa benar-benar naik kelas melalui model inkubasi bisnis,” terang Siwi.

Direktur Pembinaan dan Pengembangan Kewirausahaan atau Simpul Tumbuh UII Dr Ir Arif Wismadi MSc,h menyampaikan UMKM di DIY dinilai mampu bertahan dan cukup lincah di tengah pandemi Covid-19. Untuk itu, baik instansi terkait maupun akademi harus berkolaborasi melahirkan wirausaha baru maupun membantu UMKM di DIY naik kelas.

“Kuncinya adalah memberikan kesempatan kepada UMKM di DIY yang lincah di tengah situasi pandemi ini. Contohnya lulusan UII yang menjadi wirausaha masih minim sekitar 5 persen dulunya, lalu naik menjadi sekitar 14 persen pada 2019 lalu, harapannya naik di masa pandemi ini,” ujarnya.

Arif mengharapkan agar UMKM di DIY terutama peserta pelatihan inkubator ini tidak hanya survive tetapi mampu membantu membuka peluang kerja bagi orang lain yang kurang beruntung di saat pandemi. Pihaknya siap membantu Pemda DIY melalui Dinas Koperasi dan UKM untuk mengembangkan kewirausahaan, UMKM dan koperasi di DIY kedepannya. (Ira)

BERITA REKOMENDASI