Dinas Koperasi dan UKM DIY Sasar 4.000 Penerima Manfaat

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Pemda DIY melalui Dinas Koperasi dan UKM DIY menyalurkan dana sebesar Rp 16,45 miliar kepada 115 Koperasi terdampak PPKM akibat pandemi Covid-19 dengan total jumlah anggota yg menerima manfaat lebih dari 4.000 orang. Para penerima manfaat ditentukan oleh koperasi yang bersangkutan, di mana mereka sebagai anggota masyarakat di sekitar.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM DIY Srie Nurkyatsiwi mengatakan tujuan pemberian bantuan berupa bantuan modal ini guna lebih mendayagunakan koperasi agar dapat memberikan fasilitasi pembiayaan melalui penyaluran pinjaman kepada anggota koperasi terdampak PPKM. Pinjaman tersebut memiliki bunga yang jauh lebih kecil dari bunga bank dan koperasi itu sendiri.

“Pengembalian pinjaman memiliki periode selama dua bulan setelah PPKM berakhir. Dana yang kembali beserta bunga tersebut akan digulirkan ke anggota yg belum mendapat bantuan pinjaman sebelumnya. Dengan demikian koperasi sebagai entitas ekonomi mikro di tengah masyarakat tetap dapat tumbuh berkembang dan tidak mati suri,” paparnya di Yogyakarta, Selasa (17/08/2021).

Siwi menyampaikan koperasi penerima diutamakan dari klaster yang terdampak langsung PPKM seperti kawasan pariwisata, kawasan pasar, pekerja dan PKL terdampak PPKM dan kawasan nelayan yang tersebar di 5 Kabupaten/Kota. Kriteria Koperasi Penerima Bantuan ini antara lain Koperasi tersebut telah berbadan hukum dan memiliki NIK, terdaftar di SiBakul, memiliki alamat kantor jelas, ada struktur kepengurusan dan mendapat rekomendasi dari instansi pembina masing-masing koperasi.

“Berdasarkan kriteria di atas, dengan memperhatikan anggaran yang ada, maka bantuan pinjaman modal tersebut diberikan kepada 115 koperasi tahun ini,” tandasnya.

Lebih lanjut, Siwi menjelaskan klasifikasi penerima bantuan yaitu koperasi dengan jumlah anggota koperasi kurang dari 100 dapat diberikan bantuan Rp 25 juta, koperasi dengan jumlah anggota koperasi 101 sampai 500 dapat diberikan bantuan Rp 125 juta dan koperasi dengan jumlah anggota koperasi lebih dari 501 dapat diberikan bantuan Rp 250 juta. Skema Penyaluran hibah kepada anggota koperasi yaitu dengan bunga rendah 3 persen per tahun dan dalam jangka waktu peminjaman 6 bulan setelah PPKM berakhir.

“Besaran hibah yang disalurkan kepada anggota diatur masing-masing koperasi. Artinya koperasi bisa mengatur dengan melihat kondisi terbaru atas seijin Dinkop UKM DIY mekanisme lebih lanjut akan diatur dalam petunjuk teknis (juknis) dan kebijakan masing-masing koperasi. Selain itu, Koperasi juga diwajibkan melaporkan penggunaan dana hibah dalam waktu sebulan, triwulan dan akhir,” pungkas Siwi. (Ira)

BERITA REKOMENDASI