Dirikan Ribuan TK hingga Perguruan Tinggi, Aisyiyah Berperan Besar Menjaga Pancasila dan Membangun Negeri

Editor: Agus Sigit

YOGYA, KRJOGJA.com – Anggota DPR/ MPR RI Fraksi Amanat Nasional Dapil DIY, Ibnu Mahmud Bilalludin melempar apresiasi pada Aisyiah yang dalam perjalanan berbangsa dan bernegara di Indonesia ternyata memiliki peran yang sangat besar. Sebagai organisasi perempuan di bawah naungan Muhammadiyah, Aisyiyah dinilai punya peran besar dalam memasyarakatkan Pancasila.

Setelah Muktamar Muhammadiyah ke-47 tahun 2015 di Makassar, Muhammadiyah memposisikan Pancasila sebagai Dar al-Ahdi Wa al-Syahada. Ijtihad kontemporer Muhammadiyah tersebut berangkat dari situasi terkini di tubuh bangsa Indonesia sekaligus penegas identitas keislaman dan keindonesiaan.

“Saya mencermati tujuan utama pengesahan Pancasila sebagai Darul Ahdi wa al-Syahadah pada muktamar Muhammadiyah di Makasar tahun 2015 tersebut merupakan pedoman bagi kaum muslim saat terjadi pertukaran ideologi dalam skala global maupun nasional. Selain itu, Muhammadiyah ingin memberikan benteng ideologi ketika berada di tengah gempuran paham keagamaan yang beragam dan memiliki kecenderungan ekstrem baik kanan maupun kiri,” ungkap Ibnu dalam Sosialisasi 4 Pilar bersama Pimpinan Wilaah Aisyiah DIY dan Pimpinan Daerah Aisyiah se DIY, Sabtu (4/6/2022).

Ibnu menambahkan Aisyiyah yang merupakan organisasi perempuan pertama di Indonesia menjadi pelopor pendirian beberapa organisasi perempuan baik di tingkat nasional maupun daerah. Sebagai organisasi tertua, Asyiyah mendukung dan memajukan Indonesia melalui berbagai aksi nyata.

“Saya bangga dengan peran yang sangat besar dari Aisyiah untuk pembangunan Bangsa Indonesia melalui berbagai bidang, utamanya pendidikan mulai dari tingkat TK hingga perguruan tinggi. Aisyiah telah mendirikan ribuan TK di seluruh Indonesia, membangun pondasi mendasar bagaimana budi pekerti anak-anak dibangun,” sambungnya.

Ibnu berharap seiring berjalannya waktu dan perkembangan zaman, Aisyiyah terus meningkatkan peran dalam rangka peningkatan dan kemajuan harkat perempuan Indnesia. Ribuan TK hingga perguruan tinggi, panti asuhan, rumah bersalin, panti jompo, rumah-rumah sosial dan lembaga ekonomi lainnya yang sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

“Semoga ini terus ditingkatkan sehingga Aisyiyah semakin besar perannya untuk kemajuan bangsa dan negara Indonesia,” pungkas Ibnu. (Fxh)

BERITA REKOMENDASI