Disbud DIY Ulas Peran ‘Wong Cilik’ di Serangan Umum 1 Maret 1949

YOGYA, KRJOGJA.com – Kesuksesan peristiwa Serangan Umum 1 Maret 1949 di Yogyakarta tidak lepas dari peran dan kontribusi ‘wong cilik’. Mulai dari kurir pembawa pesan, petugas kesehatan, petugas dapur umum, dan seluruh masyarakat bekerja sama dan bahu membahu demi kesuksesan peristiwa bersejarah itu.

Hal ini diungkapkan Kepala Bidang Pemeliharaan dan Pengembangan Sejarah, Bahasa Sastra, dan Permuseuman Dinas Kebudayaan DIY, Rully Andriadi pada pembukaan Jambore dan Outing Serangan Umum 1 Maret, Sabtu (27/03/2021) di Hotel Prime Plaza Yogyakarta. “Suksesnya serangan peristiwa 1 Maret tidak akan berhasil jika tidak didukung oleh orang-orang kecil yang tidak terlihat. Bagian logistik, konsumsi, pengantar pesan, petugas kesehatan,” ujarnya.

Meski sangat penting, peran tidak terlihat itu juga jarang sekali diceritakan dan dibahas pada pelbagai diskusi sejarah. Oleh sebab itu, Rully mengatakan pentingnya mengulas hal yang tidak pernah diceritakan pada acara jambore tersebut.

“Itu akan kita bagi hari ini kita akan sampaikan peristiwa besar itu tidak akan berhasil jika tidak didukung peristiwa-peristiwa kecil di dalamnya. Nah inilah tujuannya kami ingin membangun narasi yang lokal mengenai peristiwa serangan umum 1 maret,” paparnya.

BERITA REKOMENDASI