Disdikpora DIY Tunggu Sistem Zonasi PPDB

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) DIY, minta agar Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) membuat kepastian soal sistem zonasi yang akan digunakan dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB). Hingga kini Disdikpora DIY masih menunggu sistem zonasi yang akan digunakan dalam PPDB mendatang. Dengan adanya kepastian tersebut, selain sosialisasi bisa segera dilakukan, sekolah bisa mempersiapkan diri dengan baik.

"Kalau saat ini yang paling penting segera ada kejelasan soal sistem zonasi yang disepakati seperti apa. Apakah mau diatur oleh Kementerian atau diserahkan ke daerah. Kalau diatur oleh Kementerian, Disdikpora DIY berharap Permennya bisa segera disosialisasikan. Tapi kalau diserahkan daerah alangkah baiknya jika segera ada surat dari Kemendikbud, sehingga daerah bisa segera menindaklanjuti dan membuat aturan tentang zonasi,"jelas Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) DIY, Drs K Baskara Aji di Yogyakarta.

Diungkapkan, karena belum ada regulasi pasti tentang sistem zonasi yang akan digunakan dalam sistem PPDB. Disdikpora DIY meminta kepada masyarakat khususnya orangtua tidak perlu menebak-nebak tentang sistem zonasi yang akan digunakan.

Apalagi sampai pindah KTP atau Kartu Keluarga, karena berharap peluang anaknya untuk masuk sekolah tertentu menjadi lebih besar. Mengingat saat ini yang penting dan perlu dilakukan adalah siswa belajar dengan baik saja. Supaya nilainya bagus dan bisa konsentrasi saat mengerjakan soal ujian.

"Soal bagaimana sistemnya ditunggu saja rekomendasi kepemerintah pusat. Nanti begitu ada kepastian dari pemerintah pusat akan segera kami sosialisasikan ke sekolah dan masyarakat," ungkapnya.

Lebih lanjut Baskara Aji mengungkapkan, rencananya nanti dalam sistem PPDB zonasi akan ada satu SMA yang jadi sekolah inti dengan beberapa SMP sesuai dengan kapasitas. Sekolah inti tersebut ditentukan oleh Kementerian atas masukan dari kabupaten/kota.

Meski begitu, kalau ditanya soal model dalam zonasi saya belum tahu. Karena belum tahu basisnya sekolah asal atau alamat orangtua. "Meski sistem zonasi dalam PPDB belum ada kejelasan, kami pastikan masih ada jalur prestasi. Namun berapa presentase untuk jalur prestasi masih dalam taraf pembahasan," ujarnya. (Ria)

BERITA REKOMENDASI