Dispar DIY Branding Pariwisata Berbasis Budaya

YOGYA, KRJOGJA.com – Dinas Pariwisata (Dispar) DIY tengah mengencarkan sosialisasi Program Greeting and Gesture (2G) sebagai branding pariwisata DIY berbasis budaya bagi pelaku pariwisata DIY di tengah masa pandemi Covid-19.

Hal ini merupakan bagian dari upaya untuk memulihkan perekonomian melalui pariwisata di DIY secara bertahap dan selektif dengan tetap mengacu pada wisata budaya serta telah disesuaikan atau beradaptasi Standard Operating Procedure (SOP) protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

Kepala Bidang Pemasaran Dispar DIY Marlina Handayani mengatakan pihaknya tengah aktif melakukan sosialisasi program 2G tersebut guna menindaklanjuti program ‘Jogja Cultural Experiences’ yang telah digulirkan sebelumnya.Awalnya sudah ditentukan baju khas DIY bagi pelaku pariwisata termasuk pekerja hotel dan anggota Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) DIY.

“Karena masa pandemi Covid-19 maka diterapkan SOP protokol kesehatan dan dengan mempertimbangkan tetap mengangkat budaya lokal maka dalam menerima tamu atau wisatawan tetap melakukan jaga jarak atau tanpa berjabat tangan,” ujar Marlina kepada KR di Yogyakarta, Jumat (7/8).

BERITA REKOMENDASI