Dispar DIY Giatkan Reservasi Online Via Visiting Jogja

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Dinas Pariwisata (Dispar) DIY menggiatkan pendampingan dan kewaspadaan terhadap penerapan protokol kesehatan di destinasi wisata DIY menyambut liburan Natal 2020 dan Tahun Baru 2021 (Nataru). Untuk mengantisipasi terjadinya antrian panjang pembelian tiket atau kerumunan di destinasi wisata perlu digiatkan reservasi secara online memasuki destinasi wisata di DIY melalui aplikasi Visiting Jogja.

Kepala Dispar DIY Singgih Raharjo mengatakan menyambut liburan akhir tahun diperkirakan akan ada banyak pergerakan wisatawan ke DIY. Di tengah meningkatnya jumlah kasus terkonfirmasi positif Covid-19 baik secara nasional maupun di DIY, hal ini menimbulkan kekhawatiran tersendiri.

“Pemda DIY melalui Dispar DIY menerapkan beberapa langkah antisipasi untuk menyambut wisatawan yang datang ke DIY saat liburan akhir tahun 2020 ini. Kesiapan destinasi wisata ditunjukkan dengan penyediaan sarana dan prasarana (sarpras) penunjang protokol kesehatan yang memadai,” tuturnya d Yogyakarta, Rabu (16/12).

Singgih menegaskan selain kesiapan sarpras penunjang protokol kesehatan di setiap destinasi wisata DIY, petugas yang sudah dibekali dengan pengetahuan tentang penerapan protokol kesehatan. Wisatawan yang datang juga diwajibkan untuk selalu menerapkan 3 rukun Covid-19 yakni mencuci tangan sesering mungkin, menggunakan masker dan menjaga jarak.

“Wisatawan kami himbau memanfaatkan aplikasi online Visiting Jogja jika hendak berkunjung ke DIY. Aplikasi ini bertujuan mengetahui kapasitas di obyek wisata serta dapat digunakan tracking dan tracing,” jelasnya.

Guna menggunakan aplikasi ini sangat mudah, cukup dengan mengunduh aplikasi Visiting Jogja lewat playstore, pilih destinasi wisata yang akan dikunjungi, masukkan data diri dan jumlah tiket, kemudian akan mendapatkan QR Code pemesanan yang ditujukan kepada petugas loket di destinasi dan melakukan pembayaran secara tunai maupun non tunai.

“Adapun pembayaran non tunai melalui e-payment didukung oleh Bank Indonesia (BI) dan Bank BPD DIY melalui Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS). Dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat dan pemanfaatan aplikasi reservasi online Visiting Jogja diharapkan mampu meminimalisir serta mencegah penyebaran virus Korona,” pungkas Singgih. (Ira)

BERITA REKOMENDASI