Dispar DIY Tengah Susun Sistem Satu Data Terpadu

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Dinas Pariwisata (Dispar) DIY tengah berupaya membentuk ekosistem digital pariwisata di DIY yang berkesinambungan dan inklusi. Hal ini diwujudkan dalam pembuatan sistem satu data pariwisata DIY terpadu yang ditargetkan bisa diakses pihak-pihak yang berkepentingan pada akhir 2021 ini.

Kepala Dispar DIY Singgih Raharjo mengatakan pihaknya telah menghadirkan aplikasi Visiting Jogja guna mendata wisatawan yang berkunjung ke destinasi wisata maupun reservasi tiket secara online sebelumnya. Selain aplikasinya, pihaknya telah mengembangkan website visitingjogja.com yang telah disupplay sistem daya terintegrasi.

“Kami tengah menyusun satu data pariwisata DIY yang terpadu menjadi satu kesatuan saat ini. Kalau sebelumnya lebih kepada pendataan wisatawan, sekarang lebih difokuskan pada pendataan industri pariwisata dari keberadaanya, kualitas, sumber daya manusia (SDM) dan lainnya. Termasuk didalamnya biro perjalanan hingga pemandu wisata yang akan kita tertibkan dalam satu data,” tuturnya kepada KRJOGJA.com di Yogyakarta, Jumat (12/03/2021).

Singgih menyampaikan satu data pariwisata DIY ini dapat diakses oleh pihak-pihak yang berhak tentunya seperti asosiasi industri pariwisata, pemerintah kabupaten/kota di DIY dan sebagainya. Sehingga data pariwisata DIY betul-betul satu data dalam sebuah kesatuan sehingga menjadi model data satu pintu.

“Kami berupaya mewujudkan pembuatan sistem satu data pariwisata DIY yang telah dimulai dengan pendataan dari industri pariwisata dan SDM bagi pemandunya. Jika tidak ada halangan, sistem satu data pariwisata DIY ini bisa diakses akhir tahun ini,” tegasnya.

Selain menjadi pusat data dan informasi industri kepariwisataan di DIY, Singgih menambahkan sistem satu data tersebut dapat dimanfaatkan sebagai Decision Support System (DSS) atau Sistem Pendukung Keputusan dalam sebuah kebijakan. Jika data-data lengkap dan selalu terupdate maka bisa menjadi penyokong sebuah kebijakan

“Kami selaku pelaku industri pariwisata DIY sangat menyambut baik adanya digital ekosistem ini artinya kita siap bertransformasi. Kami mengapresiasi adanya sinergi pengembangan pariwisata DIY bersama-sama sebagai wujud kolaborasi industri, pemerintah, seluruh stakeholder pariwisata serta masyarakat bisa satu pintu sehingga bisa mempercepat pemulihan industri pariwisata DIY,” terang Ketua DPD Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) DIY Bobby Ardyanto Setyo Ajie.

Bobby mengakui digital ekosistem pariwisata ini benar-benar bermanfaat bagi pelaku industri pariwisata di DIY. Sebab dengan adanya digital ekosistem ini membuat database pariwisata DIY benar-benar dapat terdata dengan baik. Dengan adanya digital ekosistem pariwisata DIY ini maka pihaknya pun akan mengetahui pangsa pasar atau market hingga segmentasi pariwisata DIY. (Ira)

BERITA REKOMENDASI