Disperindag DIY Gelar OP di Gunungkidul dan Bantul

“Operasi pasar beras dan komoditi bahan pangan lainnya ini diharapkan membantu memenuhi kebutuhan pangan pokok masyarakat dan dapat berbelanja dengan tenang menghadapi bulan puasa maupun Idul Fitri kedepannya. Sebab dari sisi ketersediaan pasokan bahan pangan pokok di DIY sangat aman sehingga masyarakat tidak perlu khawatir dan tidak perlu melakukan aksi borong” jelasnya.

Neraca ketersediaan komoditas bahan pangan pokok yang berhasil dihimpun dari instansi terkait termasuk kabupaten/kota se-DIY dilaporkan surplus hingga 29 Maret 2021. Rinciannya ketersediaannya yaitu beras 46.847,75 ton, jagung 3.541,49 ton, bawang merah 447,74 ton, bawang putih 445,5 ton, cabai merah keriting 187,07 ton dan cabai rawit merah 110,42 ton. Berikutnya ketersediaan daging sapi 495,28 ton, daging ayam ras 965,49 ton, telur ayam ras 749,22 ton, gula pasir 1345,32 ton dan gula pasir 17591,42 ton.

“Harga komoditi di tingkat pedagang eceran yakni berat Rp 9.300/kg, jagung Rp 6.500/Kg, bawang merah Rp 27 ribu/Kg, bawang putih Rp 26 ribu/Kg, cabai merah keriting rp 43 ribu/kg, cabai rawit merah Rp 66 ribu/kg, daging sp Rp 115 ribu/kg, daging ayam ras Rp 34 ribu/kg, telur ayam ras Rp 21.100/kg, gula pasir Rp 12.400/kg dan minyak goreng Rp 14 ribu/liter,” tambah Yanto. (Ira)

BERITA REKOMENDASI