Ditemukan Gejala Cacing Hati, Hewan Kurban di Kota Yogyakarta Masih Aman

YOGYA (KRjogja.com) – Tim dokter hewan dari Dinas Perdagangan Perindustrian Koperasi dan Pertanian Kota Yogyakarta bersama mahasiswa Fakultas Kedokteran Hewan UGM Senin (12/9/2016) melakukan pengecekan di lokasi penyembelihan hewan kurban. Hasilnya, tak ditemukan penyakit berbahaya termasuk cacing hati.  

Drh Supriyanto Dokter Hewan Dinas Peondakop Kota Yogyakarta ketika dijumpai di lokasi penyembelihan hewan kurban Patehan Kraton mengatakan pihaknya menurunkan tim di 14 kecamatan yang di Kota Yogyakarta. Menurut dia, hingga siang hari ini tak ada laporan ditemukan penyakit berbahaya ataupun cacing hati pada daging hewan kurban.  

"Hari ini kami turunkan tim di setiap kecamatan Kota Yogyakarta dibantu 115 mahasiswa dari Kedokteran Hewan UGM untuk memeriksa kondisi daging kurban. Sementara ini di 22 lokasi di Kecamatan Kraton belum ada ditemukan penyakit pada daging," ungkapnya.

Di Patehan, tim menemukan gejala awal daging kurban yang terindikasi terkena cacing hati. Namun demikian, ia memastikan daging tersebut masih aman untuk dikonsumsi.

"Gejalanya hati mulai pengapuran dan ada pembengkakan, ini mengindikasikan gejala cacing hati. Namun demikian, masih aman dikonsumsi," ungkapnya.

Adanya cacing hati sendiri menurut Supriyanto tidak akan langsung bermasalah pada kesehatan manusia namun demikian ada kebiasaan di masyarakat yang mengedepankan etika. "Kami lebih menekankan penanganan daging dengan higienis karena mudah sekali terkena kuman yang membuat daging rusak," imbuhnya. (Fxh)

BERITA REKOMENDASI