Ditlantas Polda DIY Siapkan Pos Penyekatan

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Masih dalam suasana digelarnya Operasi Keselamatan Progo 2021 yang secara resmi berakhir Minggu (25/04/2021), jajaran Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda DIY melakukan persiapan-persiapan khusus untuk menggelar Operasi Ketupat Progo 2021. Persiapan tetap memperhatikan suasana bulan Ramadan, dimana umat Islam menjalankan ibadah puasa. Operasi Ketupat Progo 2021 akan dilakukan pada tanggal 6 hingga 17 Mei 2021, yang berarti akan dimulai satu minggu setelah selesainya Operasi Keselamatan Progo 2021.

Tenggat waktu satu minggu dimanfaatkan untuk mempersiapkan pendirian Posko Penyekatan yang akan difungsikan untuk memantau arus lalu lintas dari dan menuju wilayah DIY. Ini berkaitan erat dengan upaya mencegah terjadinya mudik Lebaran, yang mana hal itu sudah dilarang resmi oleh pemerintah pusat. Untuk Lebaran 2021 tidak diperkenankan adanya pemudik, sehingga perlu dilakukan langkah-langkah pencegahan agar tidak dari perantau yang nekat mudik.

Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda DIY Kombes Pol Iwan Saktiadi SIK MH MSi beserta jajarannya, Kamis (22/04/2021) melakukan peninjauan lokasi pendirian Pos Penyekatan yang fungsinya untuk mengantisipasi para perantau mudik ke DIY. Ada 11 Pos Penyekatan, masing-masing di daerah perbatasan DIY-Jateng (lintas provinsi).

Tak hanya itu, jalur-jalur alternatif atau sering diistilahkan ‘jalan tikus’ juga dilakukan penjagaan dengan menurunkan personel sesuai perkembangan dan dinamika di lapangan. Turut menyertai acara tersebut Kasat Lantas Polres Bantul AKP Amin Ruwito SE SH dan Kasat Lantas Kulonprogo AKP A Purwanta SH MH.

Kesebelas Pos Penyekatan di antaranya didirikan di perbatasan Bantul-Purworejo, Sleman-Magelang, Sleman-Klaten, dan Gunungkidul-Klaten. Iwan Saktiadi menjelaskan kegiatan pengecekan di tempat-tempat yang akan didirikan Pos Penyekatan sebagai upaya memastikan kesiapan lokasi, personel, sarana dan prasarana, serta cara bertindak anggota yang terlibat dalam Operasi Ketupat Progo 2021 sekaligus dalam upata meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

“Kepolisian bertekad memberi rasa aman dan nyaman kepada masyarakat saat melaksanakan ibadah puasa hingga nantinya Lebaran,” tandas Iwan Saktiadi. Iwan Saktiadi mengimbau masyarakat agar tertib berlalu lintas dan menaati prtokol kesehatan (prokes) Covid-19.

Hal yang dianggap lebih penting lagi, menurut Iwan Saktiadi adalah masyarakat tidak perlu melakukan mudik Lebaran. Hal itu sesuai dengan kebijakan pemerintah pusat, bahwa tahun ini Lebaran tidak disertai dengan mudik sebagai salah satu upaya mencegah penyebaran virus korona. Jika nantinya ditemukan pemudik yang diperiksa di tempat penyekatan, harus dilakukan putar balik.

Fokus pemeriksaan kendaraan roda dua, mobil pribadi, dan angkutan umum. “Mari kita bersama-sama menjaga diri memutus mata rantai penyebaran virus korona,” kata Iwan Saktiadi. (Hrd)

BERITA REKOMENDASI