Ditpamobvit Polda DIY Adakan Program Sosial Nuwun Sewu

YOGYA, KRJogja.Com – Direktorat Pengamanan Objek Vital (Ditpamobvit) Polda DIY intensif melaksanakan program sosial, dengan tujuan mendekatkan diri anggota kepolisian dengan masyarakat. Latar belakang program sosial, salah satunya bahwa polisi harus mengetahui secara langsung ‘suka duka’ kehidupan masyarakat. Selain sebagai aparat penegak hukum, polisi juga memiliki kewajiban memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat.

Melalui kebijakan Direktur Pamobvit Polda DIY Kombes Pol Achmadi SIK MH, Ditpamobvit Polda DIY menggagas program sosial bertajuk ‘Nuwun Sewu’. Kombes Pol Achmadi SIK MH mengemukakan setiap anggota kepolisian harus memiliki sikap ‘unggah-ungguh’ atau etika dalam bermasyarakat. Sikap seperti itu perlu agar polisi tidak merasa derada di atas ‘menara’ ketika sama-sama menjalani kehidupan sehari-hari bersama masyarakat. “Kita wajib berbagi dengan sesama dan menjunjung etika pergaulan. Semisal jika kita melakukan kesalahan, sewajarnya kalau kita minta maaf,” ungkap Kombes Pol Achmadi SIK MH kepada KRJogja.Com, Sabtu (16/1).

Lebih jauh Kombes POl Achmadi SIK MH mengemukakan diksi nuwun sewu tentu tidak asing di telinga orang Jawa yang memegang teguh nilai-nilai luhur dan kesopanan. Nuwun sewu merupakan idiom yang bermakna mohon maaf. Mengenai kegiatan Program Sosial Nuwun Sewu Ditpamobvit Polda DIY, Kombes Pol Achmadi SIK MH mengemukakan, dilaksanakan selesai apel Satuan Kerja (Satker) Ditpamobvit Polda DIY, setiap hari Kamis. Jajarannya menggalang dana dari seluruh anggota secara sukarela untuk berdonasi dan disalurkan kepada masyarakat yang kurang mampu atau kaum dhuafa. “Rangkaian kegiatakan apel Satker juga diisi dengan doa/dzkir bersama,” kata Kombes Pol Achmadi SIK MH.

BERITA REKOMENDASI