DIY Dorong Pemasangan QR Code PeduliLindungi

Editor: Agus Sigit

YOGYA, KRjogja.com – Pemda DIY melalui Satpol PP DIY terus mendorong tempat tempat publik seperti mal, supermarket, dan hotel untuk memasang QR Code PeduliLindungi. Selain melakukan sosialisasi dan edukasi, Satpol PP DIY juga melakukan pengawasan terkait pengaplikasian QR Code tersebut. Ada empat kriteria dalam PeduliLindungi, yakni hijau untuk mereka yang sudah dua kali vaksin dan tidak ada catatan kontak erat, kuning bagi mereka yang mendapatkan satu kali vaksin atau penyin- tas Covid-19, merah untuk yang belum di-vaksinasi, dan hitam bagi mereka yang positif Covid-19 atau kontak erat denganpasien Covid-19.

“Terus terang dari hasil pengawasan se- mentara, tingkat penerapan aplikasi PeduliLindungi di pusat perbelanjaan masih belum maksimal karena berada di angka 88,6 persen. Hal itu karena penggunaan aplikasi PeduliLindungi tidak bisa diaplikasikan di tempat yang tidak terjangkau jaringan internet. Misalnya di basement pusat perbelanjaan. Padahal
PeduliLindungi wajib diterapkan di seluruh pintu masuk mal untuk keperluan skrining pengunjung maupun pegawai,” ujar Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DIY Noviar Rahmad di kan- tornya, Rabu (15/9).

Noviar menyatakan, aplikasi PeduliLindungi sangat penting, karena itu pemilik usaha diminta segera mengurus QR Code. Sebab tanpa ada QR Code mereka akan kesulitan mengakses aplikasi tersebut. Saat ini aplikasi PeduliLindungi sudah diterapkan di semua mal di DIY. Pihaknya akan memastikan pengelola mal telah memasang papan pengumuman anak usia 12 tahun ke bawah tidak bisa masuk mal serta wajib menyediakan tempat cuci tangan, dan pengukuran suhu tubuh.

Sementara itu Pemerintah bergerak cepat menyusun peta jalan transisi dari pandemi menuju endemi, guna mengen- dalikan laju penularan Covid-19 dan mengembalikan aktivitas masyarakat secara normal. Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate mengatakan, langkah awal bagi masyarakat adalah de- ngan menyegerakan vaksinasi, mendisiplinkan kebiasaan mematuhi protokol ke- sehatan, dan menjaga kesehatan tubuh dengan gaya hidup sehat.

Menkominfo mengatakan, Covid-19 diprediksi tidak hilang dalam waktu cepat. Karena itu, Pemerintah mengajak seluruh masyarakat untuk beradaptasi dan mengadopsi kebiasaan-kebiasaan baru agar dapat hidup sehat berdampingan dengan Covid-19. Peta jalan (road map) dimaksud merupakan dasar tatanan hidup baru bagi masyarakat dalam transisi pandemi men jadi endemi. (KR/Git)

BERITA REKOMENDASI