DIY Komitmen Tambah Lahan Pertanian Berkelanjutan

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – DIY melakukan perubahan Peraturan Daerah (Perda) nomor 10 tahun 2011 tentang Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan yang telah disampaikan dalam Rapat Paripurna di DPRD DIY, Rabu (05/08/2020). DIY berkomitmen menambah jumlah lahan pertanian dari yang ada saat ini untuk memastikan ketahanan pangan masyarakat.

Wakil Gubernur DIY, Paku Alam X dalam penyampaian di rapat paripurna menyebut perlu adanya penyelarasan kebijakan dalam perencanaan dan penetapan perlindungan lahan pertanian berkelanjutan. Hal tersebut menurut Paku Alam meliputi jumlah luasan lahan pertanian berkelanjutan yang semula 35.911,59 hektar menjadi kawasan pertanian berkelanjutan seluas 104.905,76 hektar.

“Terdiri dari lahan inti 72.409,79 hektar dan lahan cadangan 32.495,97 hektar. Terdapat perubahan kriteria dan persyaratan lahan yang dapat ditetapkan sebagai lahan pertanian pangan berkelanjutan untuk mengatasi kendala administratif maupun teknis,” ungkapnya.

Paku Alam juga mengungkap nantinya sebaran lahan pertanian pangan ditetapkan langsung oleh bupati tanpa perlu adanya kesepakatan dengan petani pemilik lahan. Diharapkan, perubahan perda 10 tahun 2011 tersebut memudahkan koordinasi antara Pemda DIY dengan Pemkab/Pemkot.

“Perubahan Perda ini perlu dilakukan untuk mewujudkan perlindungan dan terjaminnya hak atas pangan bagi segenap rakyat yang merupakan dasar fundamental hak asasi, maka perlu aturan yang melandasi. Perubahan dan perbaikan aturan mengenai luasan lahan, proses dan tahapan penetapan lahan serta perlindungan dan pemberdayaan petani harus dilakukan karena mendasarkan pada peraturan-peraturan baru yang terkait,” sambung Paku Alam.

Rapat Paripurna penghantaran perubahan raperda di DPRD DIY masih dilaksanakan secara online. Pimpinan dewan, Wagub DIY dan beberapa anggota dewan tetap hadir dalam ruangan rapat sementara lainnya mengikuti melalui online. (Fxh)

BERITA REKOMENDASI